Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Poso Tertinggi Angka Konsumsi Ikan di Sulteng, Sigi Terendah

Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Kepegawaian, M. Sadly Lesnusa menyampaikan sambutan pada Gemarikan 2025, Selasa (11/11/2025), di halaman kantor DKP Sulteng. Foto: Brigita/PPID DKP Sulteng

Palu, PaluEkspres.com – Angka konsumsi ikan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) saat ini mencapai 74,72 kg/perkapita/tahun.

“Terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya (2024) sebesar 21,44 persen,” kata Asisten III Setdaprov Sulteng, M. Sadly Lesnusa mewakili Gubernur Sulteng saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka GEMARIKAN Tahun 2025 tingkat Provinsi Sulteng yang dipusatkan pelaksanannya di halaman kantor DKP Sulteng, Selasa (11/11/2025).

Ia menjelaskan, kabupaten dengan angka konsumsi ikan tertinggi pada 2024 adalah Kabupaten Poso sebesar 84,21 Kg/perkapita/pertahun dan terendah adalah Kabupaten Sigi. Secara umum, angka konsumsi ikan Kabupaten Poso masih di atas angka konsumsi Sulteng.

“Betapa sangat disayangkan jika masih ada daerah kita yang nota bene penduduknya sebagian besar mendiami wilayah pesisir namun angka konsumsi ikannya masih rendah,” ujarnya.

Menurutnya, dalam peningkatan angka konsumsi ikan Sulawesi Tengah diperlukan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dengan menggaungkan  slogan “Berani Makan Ikan” sebagai penyeimbang program pemerintah  “Berani Tangkap Banyak”. Hal ini perlu digaungkan dalam kampanye gerakan memasyarakatkan makan ikan untuk menunjang program peningkatan gizi anak.

Olehnya, upaya meningkatkan gizi masyarakat dengan komsumsi ikan perlu terus ditingkatkan, ikan diharapkan menjadi salah satu sumber protein utama dalam pola budaya dan komsumsi masyarakat Sulawesi Tengah.

Melalui pencanangan Gerakan Memasyaratkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai gerakan nasional, diharapkan dapat dilakukan terus menerus, terkonsep, terintegrasi dan melibatkan  seluruh komponen yaitu instansi pemerintah pusat dan daerah, swasta, lsm, asosiasi, lembaga kemasyarakatan, lembaga keagamaan dan pelaku usaha. Harapannya, dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentngnya mengkonsumsi ikan untuk menuju hidup sehat.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital