Padang, PaluEkspres.com — Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di wilayah Nias Selatan, Sumatera Utara, turut dirasakan hingga Kota Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (18/8/2026) siang. Guncangan yang terjadi sekitar pukul 13.02 WIB itu membuat sejumlah warga spontan keluar dari rumah dan tempat mereka beraktivitas.
Di kawasan Padang Timur, getaran dirasakan cukup kuat dan berlangsung beberapa saat. Guncangan terasa seperti ayunan yang berulang dan teratur hingga membuat sejumlah benda di dalam rumah, termasuk piring dan teko, ikut bergerak.
Salah seorang warga Padang Timur, Muhamad Iqbal, seperti dikutip dari Kompas.com, mengaku terkejut ketika merasakan gempa tersebut. Ia mengatakan, kekuatan guncangan terasa cukup jelas meski lokasi pusat gempa berada cukup jauh dari Kota Padang.
“Padahal jaraknya lumayan jauh, tapi cukup terasa kuat,” ujar Iqbal.
Guncangan tersebut sempat memicu kepanikan di tengah warga. Sebagian memilih segera keluar rumah untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Kepanikan terutama dirasakan oleh warga yang berada di dalam bangunan ketika getaran mulai terasa.
Saat gempa terjadi, sebagian besar warga tengah menjalankan aktivitas siang hari, termasuk makan siang. Sementara mereka yang sedang berada di perjalanan atau melakukan aktivitas yang banyak bergerak cenderung tidak terlalu merasakan guncangan.
Data Sementara BMKG
Berdasarkan informasi sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui sistem InaTEWS yang dirilis pada pukul 13.05 WIB, gempa terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 13.02.23 WIB.
Gempa tercatat memiliki magnitudo 6,1 dengan lokasi episentrum pada koordinat 0,65 Lintang Selatan dan 98,32 Bujur Timur. Pusat gempa berada pada kedalaman 29 kilometer, sekitar 147 kilometer tenggara Nias Selatan, Sumatera Utara.
Guncangan yang menjalar hingga wilayah Sumatera Barat menunjukkan luasnya dampak getaran gempa yang berpusat di kawasan perairan atau wilayah sekitar Nias Selatan.
Hingga informasi tersebut disampaikan, warga di sejumlah wilayah yang merasakan gempa diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.






