Minggu, 6 September 2026

Ini Daftar 12 Kepala Daerah se-Indonesia yang Ditangkap KPK Januari – Agustus 2026

Data dirangkum berdasarkan laporan penindakan KPK dan pemberitaan yang tersedia hingga 29 Agustus 2026. Angka utama: 19 OTT, terdiri dari 12 kepala daerah dan 7 nonkepala daerah.
Data dirangkum berdasarkan laporan penindakan KPK dan pemberitaan yang tersedia hingga 29 Agustus 2026. Angka utama: 19 OTT, terdiri dari 12 kepala daerah dan 7 nonkepala daerah.
Data Penindakan KPK • 2026

19 Kali OTT KPK hingga 29 Agustus 2026

Sepanjang Januari hingga 29 Agustus 2026, KPK mencatat 19 operasi tangkap tangan. Sebanyak 12 operasi menjerat kepala daerah, sedangkan tujuh lainnya menyasar pejabat atau pihak nonkepala daerah.

19
Total OTT KPK hingga 29 Agustus 2026
12
OTT yang menjerat kepala daerah
7
OTT terhadap pihak nonkepala daerah

OTT KPK: 2025 vs 2026

Hingga 29 Agustus 2026, jumlah OTT sudah melampaui seluruh catatan OTT KPK pada 2025.

2025
11
2026
19

Dalam dua tahun tersebut, tercatat sedikitnya 30 OTT.

Timeline Penindakan
Menampilkan 19 dari 19 OTT
01
Januari 2026
Wali Kota Madiun Maidi
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan pemerasan, penerimaan fee proyek, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
02
Januari 2026
Bupati Pati Sudewo
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan korupsi berkaitan dengan pengisian jabatan perangkat desa, termasuk jabatan kepala urusan, kepala seksi, dan sekretaris desa.
03
Januari 2026
Pejabat KPP Madya Jakarta Utara
Nonkepala Daerah
Perkara: Dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Perkara antara lain berkaitan dengan dugaan pengaturan nilai kewajiban pajak.
04
Februari 2026
Kepala KPP Madya Banjarmasin
Nonkepala Daerah
Perkara: Dugaan korupsi yang berkaitan dengan proses restitusi pajak.
05
Februari 2026
Pejabat Ditjen Bea dan Cukai
Nonkepala Daerah
Perkara: Dugaan korupsi dalam pengurusan importasi barang tiruan atau barang bermerek palsu.
06
Februari 2026
Ketua & Wakil Ketua PN Depok
Nonkepala Daerah
Perkara: Dugaan suap dalam pengurusan sengketa lahan sekitar 6.500 meter persegi.
07
Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya serta pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
08
Maret 2026
Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan suap proyek infrastruktur, termasuk dugaan pemberian uang muka atau “ijon” proyek.
09
Maret 2026
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan pemerasan dan penerimaan dari sejumlah proyek di lingkungan pemerintah daerah.
10
April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Kepala Daerah
Perkara: OTT di Tulungagung yang melibatkan bupati dan sejumlah pihak lainnya. KPK mengamankan 16 orang dalam operasi tersebut.
11
Juni 2026
Perkara Imigrasi Jakarta Barat
Nonkepala Daerah
Perkara: OTT yang berkaitan dengan lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan dan kemudian berkembang dalam pemeriksaan terhadap sejumlah pihak.
12
Juni 2026
Bupati Muara Enim Edison
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan korupsi berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa serta penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
13
Juni 2026
Lima ASN BPK Sumatera Selatan
Nonkepala Daerah
Perkara: OTT lanjutan yang berkaitan dengan perkara Muara Enim dan dugaan pengondisian hasil pemeriksaan atau audit BPK.
14
Juni 2026
Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan suap berkaitan dengan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. KPK juga mendalami dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan.
15
Juli 2026
Bupati Langkat Syah Afandin
Kepala Daerah
Perkara: OTT yang menyeret Bupati Langkat dalam perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani KPK.
16
Juli 2026
Bupati Sukoharjo Etik Suryani
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan pemerasan terhadap sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
17
Juli 2026
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini
Kepala Daerah
Perkara: OTT KPK di Nusa Tenggara Barat yang menyeret Bupati Lombok Barat.
18
Juli 2026
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Kepala Daerah
Perkara: Dugaan penyimpangan berkaitan dengan proyek fisik/infrastruktur dan pemerasan. Perkara kemudian berkembang dengan dugaan kebocoran informasi perkara dari internal KPK.
19
Agustus 2026
Rektor Universitas Jenderal Soedirman
Nonkepala Daerah
Perkara: Dugaan pemerasan dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Dalam OTT tersebut, KPK menemukan uang tunai Rp665 juta dan kemudian menetapkan enam tersangka, termasuk Rektor Unsoed Ahmad Sodiq.

12 Kepala Daerah

Kepala daerah menjadi kelompok terbesar dalam rangkaian OTT KPK sepanjang 2026.

  • Januari: Maidi, Sudewo
  • Maret: Fadia Arafiq, Muhammad Fikri, Syamsul Auliya Rachman
  • April: Gatut Sunu Wibowo
  • Juni: Edison, Suhardiman Amby
  • Juli: Syah Afandin, Etik Suryani, Lalu Ahmad Zaini, Anom Widiyantoro

7 Nonkepala Daerah

Penindakan juga menyentuh sejumlah institusi strategis negara dan layanan publik.

  • Pajak: KPP Madya Jakarta Utara
  • Pajak: KPP Madya Banjarmasin
  • Bea Cukai: pejabat Ditjen Bea dan Cukai
  • Imigrasi: perkara Imigrasi Jakarta Barat
  • BPK: lima ASN BPK Sumatera Selatan
  • Peradilan: PN Depok
  • Perguruan tinggi: Unsoed
Catatan: OTT merupakan tindakan penegakan hukum pada tahap penyidikan. Status tersangka tidak sama dengan putusan bersalah. Detail perkara dapat berkembang sesuai hasil penyidikan dan proses persidangan.
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam