Sabtu, 10 Oktober 2026

Praktik Langsung, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Magang di IMIP

Praktik Langsung, Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Magang di IMIP
Mahasiswa mendengar langsung prosedur pengolahan di salah satu tenant di kawasan IMIP. Foto: Departemen Media IMIP


Morowali, PaluEkspres.com – Pertumbuhan industri pengolahan dan hilirisasi di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) tidak hanya meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, tetapi juga menuntut sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi yang sesuai perkembangan industri.

Kondisi ini membuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri semakin penting. Kebutuhan industri tidak cukup dijawab melalui rekrutmen setelah mahasiswa atau siswa lulus. Pengalaman kerja, pembelajaran berbasis praktik, penguasaan standar keselamatan, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja perlu diperkenalkan sejak masa pendidikan.

Menjawab kebutuhan tersebut, IMIP bersama perusahaan-perusahaan di dalam kawasan menjalankan program pengembangan talenta melalui pemagangan. Saat ini terdapat tiga skema, yakni Magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan, Magang Kementerian Perindustrian, serta program magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

HR Operation Head IMIP, Trisno Wasito, mengatakan program magang merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pendidikan dan industri. Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memahami langsung tuntutan pekerjaan, budaya kerja, standar keselamatan, dan kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan industri.

“Peserta magang di IMIP saat ini berjumlah 509 orang dari kampus dan SMK. Kesesuaian antara latar belakang pendidikan dan kebutuhan posisi menjadi aspek penting. Kompetensi teknis sesuai bidang keahlian tetap menjadi dasar, sementara kemampuan komunikasi, analisis, kerja sama, kedisiplinan, dan kesiapan mengikuti standar keselamatan kerja menjadi kompetensi pendukung yang dibutuhkan di lingkungan industri,” ujar Trisno, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, efektivitas program magang tidak hanya ditentukan oleh jumlah peserta yang diterima, tetapi juga oleh kualitas proses pembelajaran selama di tempat kerja. Karena itu, peserta perlu mendapatkan tujuan pembelajaran yang jelas, pendampingan, tugas yang relevan dengan kompetensi, serta evaluasi atas perkembangan mereka.

Untuk memperkuat kualitas tersebut, PT IMIP bekerja sama dengan Politeknik Industri Logam Morowali dan Swiss Skills for Competitiveness (SS4C). Ketiganya menggelar workshop penyusunan dokumen Rencana Pelatihan Vokasi (RPV) yang diikuti 10 pendamping magang dari IMIP.

“Melalui kegiatan ini, pendamping magang dapat mengidentifikasi dan memetakan kompetensi yang relevan untuk jabatan dan tugas peserta magang,” kata Trisno.

Penyusunan RPV menjadi bagian dari upaya membuat pelaksanaan magang lebih terarah, sehingga kegiatan peserta tidak berhenti pada pengalaman berada di tempat kerja. Program diarahkan agar bidang pendidikan peserta, kompetensi yang dikembangkan, tugas yang diberikan, pendampingan, hingga evaluasi hasil belajar saling berkaitan.

Salah satu peserta magang, Dinda Aisyah Maharani, mengatakan bahwa selama magang di Departemen HR IMIP ia langsung praktik menjalankan program rekrutmen hingga verifikasi berkas. Menurutnya, mentor yang mendampinginya mengarahkan pada solusi yang cepat dan taktis sehingga pekerjaan dapat selesai secara efisien.

“Banyak hal baru yang tidak ada di sekolah, misalnya membuat foto ID card dan sistem faceprint untuk karyawan. Ini juga pengalaman pertama saya bekerja berdampingan dengan pekerja asal Tiongkok. Sangat menyenangkan. Harapan saya, peserta magang rajin, disiplin waktu, tidak mangkir, dan selalu mencari inspirasi dari rekan-rekan di tempat kerja,” ujar Dinda.

Dengan demikian, magang diposisikan bukan sekadar tahap sebelum memasuki dunia kerja, melainkan bagian dari proses membangun kesiapan talenta. Bagi dunia pendidikan, program ini membuka ruang belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan industri. Bagi industri, kolaborasi ini menjadi cara berkontribusi menyiapkan SDM yang kompeten, adaptif, dan memahami tuntutan dunia kerja.

Selain kompetensi teknis, lingkungan industri juga menjadi ruang belajar untuk mengembangkan komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, serta pemahaman budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Program magang juga membuka ruang bagi perusahaan untuk mengenali potensi talenta muda dalam situasi kerja nyata. Namun, mengikuti magang tidak otomatis menjamin pengangkatan sebagai karyawan. Peserta tetap harus menunjukkan kompetensi dan kinerja selama program, sementara kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan posisi tetap menjadi pertimbangan perusahaan. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam