Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Sulawesi Utara Diguncang Gempa 7,1 SR, Kemungkinan Terjadi Tsunami

PALU EKSPRES, MANADO – Gempa bumi berkekuatan 7,1 SR mengguncang bumi Sulawesi, Sabtu (29/4) dini hari. BMKG melaporkan gempa terjadi di koordinat 5.45 LU, 125.00 BT pada pukul 3:23:17 WIB.

Pusat gempa terjadi di sekitar Mindanau Filipina atau 210 kilometer barat laut Kepulauan Sangihe atau 246 km barat laut Kepulauan Talaud atau 442 km timur laut Manado, Sulawesi Utara.

“Berdasarkan Badan Geologi USA, gempa dengan kekuatan 6,8 SR pada kedalaman 41,7 km,” kata Juru Bicara BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (29/4). “BMKG telah menyampaikan peringatan dini tsunami,” tambah Sutopo.

Dia menjelaskan, kemungkinan terjadi tsunami lokal yang merusak, untuk radius 100 km dari episenter.

“Pemutakhiran peringatan dini tsunami di Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah dari gempa 7,3 SR pada kedalaman 43 km,” katanya.

Posko BNPB telah mengonfirmasi ke BPBD dampak gempa. Berdasarkan laporan dari BPBD, gempa dirasakan lemah hingga sedang di Sangihe dan Talaud, dan berintensitas sedang hingga cukup kuat di Manado dan Ternate di Maluku Utara. BPBD juga melaporkan belum ada tanda-tanda tsunami di sekitar pantai. “Pemantauan terus dilakukan. BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami pada Sabtu (29/4) pukul 05.07 WIB,” katanya.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan (shake map) dari InAWARE (Indonesia All Warning And Risk Evaluation) BNPB, gempa merusak diperkirakan hanya terjadi di sekitar Kepulauan Mindanau Filipina seperti wilayah di Glan, General Santos, Klamba, Palimbang, Koronadal, Kelamansi, Digos dan lainnya. Kemungkinan gempa menimbulkan banyak kerusakan bangunan.

Hingga saat ini dampak gempa 7,1 SR di wilayah di Indonesia belum ada. Kondisi masih aman. Belum ada laporan korban jiwa, kerusakan bangunan dan terjadinya tsunami di wilayah Indonesia. BNPB telah menyampaikan peringatan dini potensi tsunami kepada BPBD berdasarkan informasi dari BMKG. “Pemantauan dan kewaspadaan terus dilakukan BPBD,” tutup Sutopo.

(boy/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital