00-FOTO A

STUDI BANDING – Beberapa anggota DPRD Kabupaten Sigi berkunjung ke Kabupaten Parimo, dalam rangka mempelajari sistem manajemen pelayanan kesehatan di RSUD Anuntaloko.(F/Ahmad Udyn/PE)

PARIMO, PE – Belasan anggota DPRD Kabupaten Sigi melakukan studi banding di Kabupaten Parigi Moutong. Kunjungan anggota DPRD yang diterima resmi oleh wakil bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, bertujuan untuk belajar mengenai tata kelola pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi.

Salah seorang anggota DPRD Sigi, Alo Buarahman dari Fraksi Golkar mengatakan, mereka sengaja memilih Kabupaten Parimo karena melihat perkembangan yang pesat tentang pelayanan kesehatan di daerah ini cukup signifikan. ”Parigi Moutong saat ini sudah mempunyai 1 RSUD yang  prima tentang pelayanan kesehatannya, karenanya kami berkunjung kesini untuk sedikit mempelajari sistem pelayanan kesehatan tersebut,” kata Alo Buarahman. Kepada Palu Ekspres baru – baru ini.

Alo menambahkan, DPRD Sigi saat ini tengah membahas APBD Perubahan tentang retribusi pelayanan kesehatan  yang akan mereka terapkan di Rumah Sakit Tora Belo Kabupaten Sigi. Menurut mereka retribusi yang diterapkan di RSUD Anuntaloko saat ini sangat baik dan memberikan income yang positif bagi daerah sendiri. ”RSUD Anuntaloko Parigi sangta cook dijadikan refrensi bagi daerah kami untuk memajukan retribusi pelayanan di rmah sakit Sigi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Parimo, sudah memiliki dua rumah Sakit. Satu berada di Parigi, yaitu RDUD Anuntaloko Parigi, satu di Kecamatan Tinombo yaitu RSUD Raja Tombolotutu dan satu lagi rumah sakit Pratama Buluye Nopoae yang saat ini sementara dibangun di Kecamatan Moutong. “Semua ini dilakukan Pemda agar pelayanan kesehatan terhadap mesyarakat dapat merata dan prima,“kata Badrun.

Selain itu, menurut Badrun untuk memenuhi kebutuhan dokter khususnya dokter spesialis rumah sakit yang ada di Kabupaten Parimo sudah memiliki banyak dokter – dokter spesialis. Khusus untuk para dokter kata dia, baik spesialis maupun dokter umum pemda memberikan insentif yang cukup tinggi bagi mereka sehingga betul – betul memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat. Lebih lanjut Badrun mengatakan, kedepan RSUD Anuntaloko akan dijadikan rumah sakit rujukan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sementara Kepala RSUD Anuntaloko Parigi dr Revy Tilaar, yang ikut mendampingi anggota DPRD Sigi berkunjung ke RSUD Anuntaloko mengatakan, saat ini RSUD anuntaloko telah bertranformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah sehingga pengelolaan rumah sakit tersebut dapat lebih dioptimalkan. Bangunan dan fasilitas – fasilitas Rumah Sakit termasuk pelayanan – pelayana terhadap pasien juga terus ditingkatkan sehingga pasien dapat menikmati pelayan prima sesuai harapan mereka.

“ Kami terus mencoba untuk memaksimalkan pelayanan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang prima,”pungkasnya.(ady)