Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Ilmuwan Sebut Cheng Ho Keturunan Ke-37 Nabi SAW, Ini Penjelasannya!

SALAH satu yang membuat Cheng Ho (Zheng He) makin istimewa di mata muslim bukan hanya capaiannya dalam bidang maritim, tetapi juga silsilahnya. Banyak ilmuwan yang berpendapat bahwa Cheng Ho adalah seorang habib. Atau keturunan Rasulullah Muhammad SAW. Hal tersebut memang menjadi pendapat banyak ilmuwan.

“Pembuktiannya memang sulit. Tapi, sejauh ini juga tidak ada yang bisa membantahnya sama sekali. Bukti yang ada justru mengarah ke hal itu,” jelas Yang Liyun, staf pengelola Taman Nasional Cheng Ho.

Sejarawan cum sastrawan Indonesia Remy Sylado mengungkapkan hal yang sama. “Bisa jadi memang seperti itu,” kata pria yang juga pakar soal Tiongkok itu.
Berita Terkait

Kondisi Kampung Kelahiran Cheng Ho: Agrobis Jadi Komoditas Andalan
Nantikan, Reportase Khusus Mengenang Kebesaran Ekspedisi Cheng Ho

Teori itu memang sempat diragukan awalnya. Sebab, penggambaran-penggambaran dalam lukisan maupun patung Cheng Ho menunjukkan figur yang khas Tiongkok. Namun, jika diperhatikan gambaran garis wajah, juga tidak terlalu Tiongkok. Jarang sekali penggambaran Cheng Ho dengan alis panjang dan janggut panjang seperti halnya pahlawan Tiongkok lainnya macam Jenderal Guan Yu.

Dari sumber primer seperti Ming Shi (Sejarah Dinasti Ming), tidak banyak cerita tentang Cheng Ho. Hanya disebutkan, Cheng Ho berasal dari Provinsi Yunnan dan dikenal sebagai kasim San Bao (dibaca San Pao). Dia adalah anak kedua pasangan Ma Hazhi dan Wen. Cheng Ho punya seorang kakak laki-laki dan empat adik perempuan. Selebihnya hanya bercerita tentang bagaimana Cheng Ho menjadi tangan kanan Zhu Di dan memimpin armada laut Tiongkok dalam tujuh ekspedisi antara 1405-1433.

Lalu, bagaimana ceritanya keturunan Rasulullah Muhammad SAW berada di Tiongkok? Sejumlah pakar menyebutkan bahwa Cheng Ho keturunan ke-37 Rasulullah dari silsilah Imam Hussein. Bermula ketika Raja Mongol Genghis Khan menyerbu ke mana-mana, termasuk Bukhara (Uzbekistan sekarang) dan Tiongkok. Dari penaklukan itu, Genghis Khan membunuh Sultan Bukhara, yang disebut dalam bahasa Mandarin Sultan Mahamuke.

Selain membunuh sang raja, pasukan Mongol menangkap putranya, Sayid Syamsudin. Karena dianggap berkelakuan baik, cerdas, dan yang terpenting tidak dianggap ancaman, Syamsudin dibebaskan. Tak hanya dibebaskan, tapi juga diberi jabatan sebagai penolong menteri (seperti gubernur) di Yunnan.

Keluarga Cheng Ho dikenal sebagai keluarga yang religius. Sehingga panggilan sehari-harinya untuk ayah Cheng Ho menjadi Ma Hazhi. Atau Haji Muhammad. Ma memang penyebutan Muhammad dalam bahasa Mandarin. Sedangkan hazhi adalah haji. “Penyebutannya ha (tje) kalau dalam lafal Mandarin,” kata Xu Meilan, seorang mahasiswa jurusan bahasa Indonesia Yunnan University yang menjadi guide kami.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital