Sabtu, 8 Agustus 2026

60 Mahasiswa Ikuti KKN-PPM di Marawola

PALU EKSPRES, PALU –  Sebanyak 60 mahasiswa dari pelbagai fakultas di Universitas Tadulako mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).
Program yang terlaksana atas pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Tahun 2017 ini berlokasi di tiga desa di Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Tiga desa yang menjadi lokasi pelaksanaan program ini adalah Desa Sibedi, Desa Binangga dan Desa Beka. Para mahasiswa didampingi dua dosen Fakultas Pertanian Universitas Taduako Palu, yakni Dr. Ir. Sri Anjar Lasmini, M.P., dan Dr. Ir. Imam Wahyudi, M.Phill sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL). Ke-60 mahasiswa dibagi secara merata 20 orang setiap desa.

Sebelum turun ke lokasi KKN-PPM, 60 mahasiswa tersebut meneriman pembekalan selama dua hari.  Dalam pembekalan mereka menerima materi tentang teknik pengelolaan lahan kering, teknik pengembangan pupuk kompos, teknik pemanfaatan lahan pekarangan untuk penyediaan pangan keluarga, dan teknik penanaman tanaman MPTS (multi purpose tree spesies).

Sejak mahasiswa KKN-PPM mereka melakukan pelbagai kegiatan kemasyarakatan, baik yang terprogram maupun yang insidentil (non program). Salah satu program KKN-PPM yang sudah dilaksanakan adalah penanaman MPTS. Penanaman MPTS tersebut dilaksanakan pada Minggu (21/05) di Desa Beka.

Penanaman MPTS tersebut dilakukan mahasiswa bersama Dekan Fakultas Pertanian Untad, Staf LPPM Untad, dosen-dosen prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Untad, dan sejumlah undangan lainnya.

Dekan Fakultas Pertanian yang diwakili Wakil Dekan Bidang Umum Dan Keuangan Dr. Ir Muhardi, M.Si. menyerahkan secara simbolis tanaman MPTS ke Kepala Desa Beka.  Sedangkan Ketua DPL Dr. Ir. Sri Anjar Lasmini, M.P. menyerahkan ke Sekdes Beka untuk selanjutnya dilakukan penanaman secara simbolis tanda dimulainya penanaman MPTS tersebut.

Jenis tanaman yang diserahkan ke masyarakat adalah:  tanaman kehutanan yang terdiri atas jenis pohon nantu, palapi, mahoni, eboni dan kemiri, sedangkan jenis pohon buah yaitu tanaman mangga, rambutan dan nangka.

Jumlah tanaman yang diserahkan sebanyak 360 pohon dan dalam waktu dekat akan diserahkan lagi sebanyak 1000 pohon.  “Diharapkan dengan penanaman MPTS di lahan kering tersebut, maka sumberdaya lahan kering dapat dioptimalkan untuk peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Ketua DPL Sri Anjar Lasmini.

(AAM/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital