Minggu, 9 Agustus 2026

1,9 Ton Daging Celeng Siap Jual Diamankan Aparat

PALU EKSPRES, JAMBI – Bagi yang berbelanja daging jelang lebaran, sudah saatnya waspada. Tim Satgas Pangan, dari Subdit I Ditreskrimsus Polda, Dinas Peternakan Rumah Potong Hewan, dan Satpol PP Kota Jambi mengamankan 1,9 ton daging babi siap jual.

Tim menggerebek tempat penyimpanan daging babi itu, di Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Kotabaru, sekira pukul 09.30. Saat didatangi, tak ada satu orang pun di tempat tersebut.

Bau amis sudah menyengat, begitu tim tiba di lokasi. Di luar, air berwarna merah yang diduga darah, masih terlihat. Hanya ada satu bangunan. Di dalam bangunan yang terbuat dari kayu itu, cuma terdiri dari dua ruangan.

Satu ruangan berukuran 2 x 2 meter, ada satu karpet, dan satu unit televisi. Sementara di ruangan lainnya yang merupakan ruangan utama, ada satu set meja berisi peralatan makan dan masak.

Di ruangan itu juga, tim menemukan sekira enam mesin pendingin ukuran besar. Begitu dibuka, ternyata isinya ratusan potong daging babi.

Ada yang dibungkus plastik, ada juga yang tidak. Baunya sudah tidak enak lagi. Warna daging pun sudah merah kehitam-hitaman.

Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Guntur Saputro, yang memimpin operasi ini mengatakan, tempat itu menyalahi izin. “Cuma ada SIUP jual hewan ternak,” kata dia sebagaimana dilansir Jambi Independent (Jawa Pos Group), Kamis (22/6).

Dia melanjutkan, pihaknya mendatangi lokasi setelah mendapat informasi masyarakat. Kata dia, ada laporan bahwa tempat itu sering dijadikan tempat transaksi daging babi.

Tim Satgas Pangan tak ingin tempat tak berizin seperti itu, disalahgunakan. Ini juga untuk menghindari adanya tindakan tak bertanggungjawab. “Kita menghindari nanti ada daging-daging yang dicampur daging babi,” kata dia.

Terpisah Kepala UPTD RPH kota Jambi Fianti mengatakan, tempat yang dimiliki oleh seorang pria bernama Parapat ini, pernah digerebek tahun lalu. Menurut dia, daging babi ini kebanyakan diedarkan ke Pulau Jawa, seperti Tangerang, Bekasi dan Bogor.

Tak lama kemudian, penjaga tempat tersebut datang. Setelah menandatangani berita acara, daging babi tersebut diangkut ke dalam dua unit mobil. Satu unit mobil patroli Polsek Kotabaru, dan satu lagi mobil Carry dari Dinas Peternakan.

Daging itu langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Duku. “Kita buatkan lubang. Kemudian kita berikan larutan khusus. Baru kita timbun,” kata Fianti.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital