Selasa, 22 September 2026

Pokoknya, Perpres Sekolah Lima Hari Harus Fokus Pendidikan Karakter

PALU EKSPRES, JAKARTA – Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang sekolah lima hari sedang disusun. Parlemen mengusulkan supaya batang tubuh Perpres itu harus mengulas soal karakter.

Tidak seperti Permendikbud 23/2017 yang isinya tentang Hari Sekolah, tetapi dipakai untuk penguatan pendidikan karakter.

Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah menjelaskan untung saja Permendikbud 23/2017 tentang Hari Sekolah itu segera dicabut.

Jika tidak maka bakal memicu potensi salah arah dalam penerapan pendidikan karakter di sekolah. ’’Cari apa makna dan indikator pendidikan karakter saja tidak ada di Permendikbud tersebut,’’ kata politikus Golkar itu di Jakarta kemarin (22/6).

Sehingga wajar saja jika ujungnya Permendikbud itu menuai protes dari masyarakat dan usianya hanya sesaat.

Ferdiansyah berharap Kemendikbud harus bisa membedakan mana urusan birokrasi kepegaian guru PNS dengan urusan pendidikan karakter. Keduanya tidak cukup diatur dalam satu buah Permendikbud.

Menurut Ferdiansyah, yang muncul saat ini adalah jam kerja guru di sekolah dibuat lebih panjang. Lama bekerja guru berkurang dari semula enam hari, menjadi lima hari kerja. Kemudian untuk mengisi tambahan waktu itu, disisipkan muatan pendidikan karakter.

Ferdi menegaskan kalaupun untuk mengejar beban kerja 40 jam dalam sepekan, siswa tidak harus berada di sekolah sampai delapan jam sehari.

Menurutnya kalau Kemendikbud niatnya untuk mengejar beban kerja itu, jumlah hari sekolah bisa tetap enam hari (Senin-Jumat). Dengan rata-rata setiap hari durasi belajarnya tujuh jam.

’’Khusus Jumat dan Sabtu pulangnya bisa lebih pagian dibanding hari lainnya,’’ jelasnya.

Dia berharpa Kemendikbud dan kementerian serta lembaga lain serius dalam menyusun Perpres sekolah lima hari atau penguatan pendidikan karakter.

Kalau memungkinkan pembahasannya melibatkan akademis dan masyarakat umum. Termasuk nantinya keputusan sebuah sekolah menerapkan sekolah lima hari, juga harus sesuai kesepakan bersama orangtua siswa.

’’Jika ada orangtua yang keberatan anaknya berada di sekolah sampai sore, sekolah tidak boleh memaksa,’’ katanya.

Sebab pasti ada alasan mendasar bagi orangtua sehingga keberatan anaknya berlama-lama di sekolah. Misalnya untuk orangtua yang anaknya ikut membantu bekerja. Atau anak yang sudah terlanjur ikut kursus dengan kualitas jauh melebihi di sekolah.

Mendikbud Muhadjir Effendy masih bersikukuh bahwa Permendikbud 23/2017 itu belum dicabut. ’’Jika nanti Perpresnya sudah keluar, baru ada ketentuan baru,’’ katanya.

Muhadjir juga mengatakan Kemendikbud sudah menyiapkan sekitar 9.000 unit sekolah untuk menerapkan sekolah lima hari mulai Juli nanti.

Namun dia tidak ingin berkomentar banyak, sampai nanti keluar Perpres sebagia landasan hukumnya.

Muhadjir mengatakan siap menerima masukan dari banyak pihak dalam menyusun Perpres itu. Terkait adanya masukan bahwa sekolah lima hari tidak bisa dijalankan di semua sekolah, menurutnya sejak awal Kemendikbud memang menerapkannya terbatas.

’’Dengan kompleksitas kondisi sekolah, kebijakan memang tidak bisa berjalan di semuanya bebarengan,’’ tuturnya.

(wan)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam