Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Perempuan Perkasa dari Sausu Torono

?

 

PALU EKSPRES, PARIGI – Kabupaten Parigi Moutong beruntung bisa memiliki aparat Desa seperti Nyimas. Kades Sausu Torono itu hanya seorang Wanita tapi ia berani mencegat Alat Berat jenis excavator setiap hendak masuk di Wilayahnya. Ibu dari tiga orang anak itu tak mau wilayahnya rusak akibat penambangan emas yang tidak terkendali.

Ditemui di rumahnya, Nyimas mengaku melakukan hal itu agar kerusakan lingkungan di wilayah itu tidak terus berlanjut “Sekarang tidak ada lagi alat berat, mereka sudah bangkrut,”kata Nyimas
Seorang warga Sausu Torono, Supiadi

Menurutnya, perlawanan yang dilakukan Kadesnya tak dilakukan sendiri tapi bersama dibantu warga lainnya yang peduli terhadap kelestarian lingkungan di wilayah itu.

“Iya, Ibu kades selalu cegat alat berat setiap hendak dibawa naik ke gunung,”tutur Supiadi pada acara Pencanangan Kampung KB di desa Sausu Piore, Kecamatan Sausu, Jumat (4/8).

Supiadi menambahkan, penambangan yang terjadi di Desa Sausu Torono bukan dilakukan oleh warga di wilayah itu melainkan dari luar Sausu Torono. Bahkan, katanya ada beberapa alat berat yang hendak dibawa ke wilayah itu milik beberapa pengusaha dari luar Kabupaten Parigi Moutong. “Yang menambang itu bukan orang Sausu Torono tapi dari luar,”ujarnya.

Supiadi berharap aktifitas penambangan emas di wilayah itu bisa segera dihentikan mengingat ekosistem hutan di wilayah itu terancam rusak. Ditambah lagi aliran sungai Sausu saat ini tak sebening dulu.

“Kalau sekarang sungai Sausu sudah mengalami pendangkalan, banyak lumpur bercampur serbuk kayu akibat dari penambangan. Kalau hal ini terus dibiarkan tinggal tunggu satu saat wilayah itu akan kena banjir bandang. Semoga itu tidak terjadi,”harapnya.

Meski penambangan di wilayah itu masih terus berlangsung, Nyimas dibantu warga tak berhenti melawan dengan cara menolak alat berat masuk ke desa itu. “Kalau ada alat berat masuk, ibu Kades pasti hadang,”kata Supiadi.

Selain berani, Kades Sausu Torono juga berhasil mendirikan Bumdes dengan nilai investasi Rp230 juta. “Bumdes Sausu Torono ini patut dijadikan contoh bagi desa lainnya di Kabupaten Parigi Moutong,”tutupnya

(humas)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital