Sabtu, 8 Agustus 2026

BT 45 SMK 2 Palu Wakili Sulteng di Ajang FTRN 2017

PALU EKSPPALU – Kelompok ekstrakurikuler teater pelajar SMK Negeri 2 Palu, yakni Bengkel Teater 45 (BT 45), mematangkan persiapan menuju keikutsertaan pada ajang Festival Teater Remaja Nusantara (FTRN) 2017, yang digelar oleh Institut Seni Indonesia (ISI), di Yogyakarta pada 19 September 2017 mendatang.

Keikutsertaan BT45 SMKN 2 Palu pada ajang Festival tingkat nasional dua tahunan tersebut, merupakan kali ketiga berturut-turut, yakni sebelumnya pada tahun 2013 dan 2015. Pada tahun 2015 bahkan pernah meraih salah satu penghargaan, yakni pemeran pembantu terbaik.

Kesiapan tersebut tergambar pada pementasan pamit jelang FTRN, di Gedung Olah Seni (Golni) Taman Budaya Sulteng, Rabu 13 September 2017 malam. Para remaja berbakat menampilkan teater dari naskah tahun 1963 karya Sastrawan ternama Motinggo Busje, yang berjudul “Nyonya dan Nyonya.” Penampilan dari naskah yang sama, rencananya akan ditampilkan kembali oleh BT 45 di ajang FTRN 2017.

“Secara mental Insya Allah kami sudah siap,” ujar salah seorang siswi yang tampil, Kartini Mei Wulan, kepada media ini usai pentas.

Siswi kelas 2 jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) SMKN 2 Palu tersebut menuturkan, persiapan yang dijalani oleh para pemain dan kru, telah dijalani selama tiga bulan. Dalam rentang waktu tersebut, seluruh tim menggelar berbagai latihan secara intensif.

“Di awal-awal kami sempat latihan setiap hari, dan setelahnya biasanya latihannya seminggu dua atau tiga kali. Dalam persiapan ini, kami mendapat dukungan penuh dari orang tua,” ujarnya lagi.

Namun, hingga jelang keberangkatan ke Yogyakarta yang direncanakan pada 16 September 2017, kelompok BT 45 yang kali ini akan membawa nama daerah Sulteng di ajang FTRN 2017, masih terkendala dengan pendanaan.

Ketua BT 45, Yuli Safariana mengakui, hingga kini dana operasional yang terkumpul baru separuh dari yang dibutuhkan oleh timnya.

“Saat ini masih setengahnya, jadi untuk keberangkatan sudah aman, tapi untuk dana pulang selebihnya masih akan diupayakan,” aku Yuli.

Dana yang telah terkumpul tersebut, merupakan hasil dari kerja keras tim pemberangkatan BT 45, yang bersumber dari berbagai sumbangan, di antaranya dari para alumni dan senior, serta dukungan dari beberapa sumber lainnya, seperti Dewan Kesenian Sulteng.

Meski demikian, dengan keterbatasan tersebut, para remaja ini tetap bertekad kuat untuk menampilkan pementasan teater terbaik di ajang FTRN 2017, bahkan menargetkan akan meraih hasil yang lebih baik, dibanding pencapaian tahun 2015 di ajang yang sama.

BT 45 SMKN 2 Palu yang mewakili Sulteng pada ajang FTRN 2017, terpilih oleh panitia dari ISI Yogyakarta akan tergabung dalam 17 perwakilan kelompok teater pelajar lainnya, yang berasal dari seluruh Indonesia, memperebutkan piala Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Ketujuh belas peserta tersebut terpilih, setelah mengikuti seleksi via pengiriman video pertunjukan, yang diikuti oleh sekitar 50 peserta kelompok teater pelajar se-Indonesia.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital