Minggu, 9 Agustus 2026

Banyak Polisi Bunuh Diri, Ini Faktor Penyebabnya

PALU EKSPRES, JAKARTA – Pusat Kajian Kepolisian (Lemkapi) ingin tahu lebih jelas mengapa marak terjadi tindakan bunuh diri oleh anggota polisi.

Lemkapi menengarai ada masalah mendasar yang belum selesai dalam tubuh institusi Polri. Terkait masih adanya anggota polisi yang nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

“Kami berpandangan ada berbagai faktor yang membuat polisi bunuh diri,” kata Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, kepada redaksi, Rabu malam (11/10).

Dia membeberkan, beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab utama polisi bunuh diri antara lain karena mengalami stres berat, masalah pribadi yang belum tuntas, hingga masalah kesejahteraan dan beban kerja yang berat.

“Kemudian ada pula bunuh diri karena pernah bermasalah dalam tugas,” tambah mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tersebut.

Atas fenomena maraknya polisi bunuh diri tersebut, Lemkapi meminta kepada kedokteran dan Puslitbang Polri dapat melakukan penelitian permasalahan tersebut.

“Menurut catatan Lemkapi, tahun 2016 dan 2017 sedikitnya ada 18 anggota Polri yang tewas karena bunuh diri. Penyebabnya adalah bermacam-macam,” demikian Edi.

Kasus bunuh diri terbaru dilakukan anggota Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin, Polres Musi Banyuasin Bripda Azan Fikri pada Senin kemarin (9/10). Dia diduga nekat mengakhiri hidupnya karena persoalan pribadi dan batal menikah. Fikri ditemukan warga di dalam mobil dengan luka tembak di kepala sebelah kanan hingga tembus. Dia masih memegang senjata api di tangan kanannya.

(wah/rmol/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital