Minggu, 9 Agustus 2026

28 Juta Orang Indonesia Masih BAB Sembarangan

Masalah global yang dihadapi kebanyakan keluarga di Indonesia dengan status MBR tidak mempunyai kemampuan untuk membayar sambungan air baru. Mereka juga tidak mempunyai biaya untuk membangun sarana air seperti sumur dan toilet tanpa dana tambahan, yang membantu pembiayaan dari waktu ke waktu.

Fay menjelaskan, selama ini BAB sembarangan masih belum dipandang sebagai isu strategis dan prioritas. Sehingga masyarakat awam pun tidak mudah memahami. Namun, lanjut dia, kondisi ini tertolong dengan hadirnya lembaga keuangan mikro (LKM) yang bisa melayani MBR untuk urusan ini. “Kami memiliki program water credit, atau pinjaman untuk kebutuhan akses air bersih serta sanitasi atau jamban,” imbuhnya.

Mengenai program ini, water.org berkerja sama dengan LKM. Total sudah ada 11 LKM yang menjadi mitra water.org untuk water credit. Hingga akhir 2016, sudah 84.367 orang penerima manfaat dengan 22.144 pinjaman sanitasi yang sudah dicairkan. Bentuk kemitraan water.org dengan 11 LKM itu mendorong lembaga keuangan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat mengenai akses air bersih dan sanitasi.

Menurut dia, jika dilihat dari sisi bisnis, tentu sektor ini sangat seksi. Apalagi masih puluhan juta masyarakat Indonesia yang mengalami kesulitan untuk akses sanitasi.

Selanjutnya, jika kerjasama sudah terbangun, water.org memberikan pelatihan kepada staf LKM untuk peningkatan kapasitas dan pengetahuan terkait dengan kesanitasian dan air bersih. Proses ini mereka namakan technical assistant. “Nah bekal ini yang digunakan untuk mitra kami mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya jamban. Mengapa tidak kami lakukan sendiri, karena kami ingin hal ini menjadi program berkelanjutan. Sehingga ada atau tidak ada water.org, program tetap berjalan,” beber Fay.

(tik/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital