Sabtu, 8 Agustus 2026

Pusbang DePSA Untad Latih 151 Kader Baru

PALU EKSPRES, PALU – Sebanyak 151 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) dari berbagai fakultas, diberi pelatihan Deradikalisasi dan Penguatan Nilai-nilai Sosio-Akademik (DePSA) angkatan IV, oleh Pusat Pengembangan (Pusbang) DePSA Untad, di salah satu hotel di Kota Palu, Sabtu-Minggu 21-22 April 2018.

Usai diberikan pelatihan, ratusan mahasiswa kemudian dikukuhkan sebagai kader alumni DePSA, yang nantinya dipersiapkan pada kepengurusan lembaga-lembaga kemahasiswaan. Pada kesempatan tersebut, para alumni DePSA angkatan IV dikukuhkan Wakil Rektor Untad bidang Akademik, Prof. Dr. Sutarman Yodo, yang hadir mewakili Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Sutarman menerangkan bahwa melalui pelatihan DePSA para mahasiswa di antaranya diberikan penguatan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, sehingga ia berharap hal tersebut dapat membentuk karakter dan keperibadian mahasiswa.

Ia juga mengingatkan, bahwa kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di lingkungan kampus Untad, harus bernilai sosio-akademik, karena menurutnya habitat kampus adalah lingkungan yang bernuansa akademik.

“Kita adalah masyarakat kampus, yang dalam aktivitasnya selalu merujuk pada nalar-nalar akademik. Kalau kita mendapatkan masalah, tentunya harus diselesaikan dengan jalur nalar akademik. Kurang tepat kalau kita sebagai masyarakat kampus, menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan masyarakat di luar kampus,” terang Prof. Sutarman.

Ketua Umum Pusbang DePSA, Dr. Rahmat Bakri menyebutkan, pelatihan DePSA dilaksanakan untuk memberikan penguatan-penguatan, yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan pada mahasiswa, khususnya yang potensial menjadi pimpinan lembaga kemahasiswaan di Untad.

Selain sebagai penangkal paham-paham radikal di lingkungan kampus, ia juga mengungkapkan, Pusbang DePSA juga dibentuk sebagai respon atas kondisi internal kampus, yakni setiap tahun dihadapkan pada situasi masih banyaknya mahasiswa yang seharusnya sudah menyelesaikan studi tetapi justru terancam drop out, karena tidak bisa melaksanakan tahap-tahap perkuliahan tepat waktu, di antaranya disebabkan oleh kesibukan dalam berorganisasi.

Menurutnya, berorganisasi juga penting bagi para mahasiswa, karena banyak memberi nilai tambah dan kemampuan yang bisa digunakan, ketika terjun di masyarakat pada saat selesai kuliah.

“Olehnya pusat pengembangan ini didirikan, dengan makna mahasiswa Untad diharapkan, dapat mensinergikan atau menyeimbangkan antara tugas mahasiswa yang harus selesai tepat waktu. Pada saat yang sama tidak kehilangan kesempatan untuk berorganisasi. Makanya selain deradikalisasi, juga disebut penguatan nilai-nilai sosio-akademik,” jelas Rahmat Bakri.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital