Sabtu, 8 Agustus 2026

Baru 29,5 Persen Dosen Untad Miliki Akun SINTA

PALU EKSPRES, PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. H. Muh. Basir Cyio mengungkapkan, dari sejumlah 1.471 dosen Untad, baik dosen ASN maupun non-ASN dan BLU, baru 434 orang atau sekitar 29,5 persen yang memiliki akun Science and Technology Index (SINTA).

Sinta merupakan portal yang diluncurkan oleh Menristekdikti sejak awal tahun 2017 lalu, yang berisi pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi, yang meliputi kinerja peneliti atau penulis, kinerja jurnal, kinerjai institusi iptek untuk mendorong budaya publikasi ilmiah.

“Artinya masih ada sekitar 70,5 persen yang belum memiliki akun SINTA. Ini adalah jumlah yang sangat besar,” kata Rektor, pada Workshop Pengembangan Kapasitas Dosen Untad, baru-baru ini.

Ia menegaskan, meskipun para dosen memiliki publikasi nasional dan internasional, namun jika tidak terdeteksi di SINTA, maka sharing yang diberikan terhadap Untad untuk poin penelitian atau publikasi, tidak ada sama sekali.

“Diakui atau tidak, kalau kita menjadi pemateri di luar dan dikenal sebagai dosen, orang-orang juga sudah tahu, biar sehebat apapun kita sebagai pengamat atau pemerhati, mereka akan berbisik sudah berapa publikasi internasionalnya yang bersangkutan di kampus. Jadi itu sudah menjadi ukuran,” tutur Rektor.

Rektor juga menegaskan, bahwa seorang dosen jangan hanya bangga berkeliling di dalam kelas. Selain mengajar, seorang dosen juga harus memenuhi dua unsur tri dharma perguruan tinggi lainnya, yakni pengabdian dan penelitian.

“Kalau kita masih berada dalam satu dharma itu, kita dianggap belum paripurna, yakni memenuhi semua kriteria. Supaya kita disebut paripurna sebagai dosen, maka tri dharma ini harus jalan, harus merasa malu kalau ada pertanyaan sudah berapa publikasi internasional, tapi justru mencoba untuk mengalihkan pembicaraan,” pungkasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital