Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Sigaraya, Wadah Informasi dan Edukasi Pariwisata Parimo

PALU EKSPRES, PARIGI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parimo secara resmi melaunching inovasi proyek perubahan, yang diberi nama Sistem Informasi Geografi Cagar Budaya (Sigaraya).

“Aplikasi sudah bisa diakses melalui akun media sosial seperti facebook, bisa juga dilihat diaplikasi website, dan untuk selanjutnya akan dimasukan dalam Sistim Informasi Geografi, agar ketika orang masuk di Parimo melalui Google Map, data-data cagar budaya atau benda pusaka ini bisa diakses siapapun,” kata Kapala bidang Kebudayaan Disdikbud Parigi Moutong, Eny Susilowati kepada Palu Ekspres, Rabu (16/5/18) di Parigi.

Dia mengatakan, Sigaraya tersebut selain sebagai upaya perlindungan cagar budaya di Parimo, juga dapat mem-back-up pariwisata budaya serta bisa dijadikan media informasi dan edukasi khususnya masyarakat di Parigi Moutong.

Sebab, kata dia, Sigaraya dapat diakses dan bisa dilakukan penginputan secara publik, serta informasi di dalamnya bisa diambil oleh siapa saja yang ingin mendapatkan informasi tentang benda-benda bersejarah yang ada di Parigi Moutong. Aplikasi tersebut kata Eny, merupakan perpanjangan tangan dari program lomba yang digagas bidang yang dipimpinnya pada hari ulang tahun Kabupaten Parimo, bulan April 2018 lalu.

“Foto-fota yang kami masukkan dalam Sigaraya merupakan hasil dari peserta lomba kemarin, baik foto juara maupun tidak, namun itu semua yang menjadi data bagi kami,” ungkapnya. Sejak dibuka aplikasi Sigaraya melalui akun facebook katanya, setiap orang yang memiliki benda pusaka atau yang mengatahui lokasi-lokasi yang termasuk dalam tempat cagar budaya, bisa meng-uploadnya langsung ke akun facebook yang memiliki anggota sebanyak 800 akun.

Pendataan situs sejarah dan kebudayaan yang dilakukan oleh Disdikbud tersebut, dengan menggandeng sejumlah komunitas pemuda seperti Kelompok Pecinta Alam (KPA), komunitas fotografi dan komunitas lainnya. Ia menambahkan, dengan melibatkan beberapa komunitas pemuda tersebut, pihaknya sangat terbantu, khususnya mendata situs sejarah yang belum memiliki data maupun dokumentasi.

Begitu pula dengan komunitas fotografi yang sering melakukan pengambilan dokumentasi terhadap situs-situs sejarah maupun kebudayaan yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

(asw/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital