Sabtu, 8 Agustus 2026
Agama  

Mengapa Kita Harus Membela Al-Aqsha?

Oleh: Abdul Hanif
(Wakil Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sulteng)

DALAM beberapa waktu terakhir, ummat Islam di hampir seluruh dunia, menyuarakan protesnya terhadap sikap arogan Amerika yang menetapkan Yerussalem sebagai Ibukota Israel.

Banyak yang antusias menyambut ajakan itu, tapi tak sedikit umat Islam yang mempertanyakan. Untuk apa membantu Al Aqsha?

Dalam tulisannya, sebagaimana dilansir web Sangpencerah.com, Pemred Muslimdaily.net, Zulfikri mengatakan bahwa rangkaian peristiwa di Masjid Al-Aqsa hendaknya menyadarkan kembali kepedulian masyarakat Indonesia untuk Masjid Al Aqsha dan Palestina. Bagi umat Islam khususnya, Masjid Al Aqsha bukanlah masjid sembarangan yang sama dengan masjid-masjid pada umumnya.

Masjid Al Aqsha merupakan masjid yang diberkahi yang namanya diberikan langsung oleh Allah ta’ala dan menjadi tempat transit Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam saat melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj sebagaimana disebut oleh Allah ta’ala dalam Surat Al-Isra ayat pertama.
Masjid Al Aqsha pernah menjadi kiblat pertama umat Islam sebagaimana kedudukan Kakbah di Masjid Al Haram pada saat ini.

Masjid Al Aqsha merupakan bangunan kedua yang diletakkan Allah ta’ala di bumi setelah Masjid Al Haram. Bepergian atau mengadakan perjalanan ke Masjid Al Aqsha merupakan “piknik” yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk shalat di dalamnya, dan mengetahui secara mendalam tentangnya.

Masjid Al Aqsha merupakan salah satu tempat yang kelak tidak bisa dimasuki oleh Dajjal. Shalat di masjid Al Aqsha memiliki keutamaan ratusan kali lipat dari shalat di Masjid lainnya kecuali Masjid Al Haram dan Masjid Nabawi.

”Satu shalat di masjidku (Masjid Nabawi_pen) lebih utama dari empat shalat padanya, dan ia adalah tempat shalat yang baik. Dan hampir-hampir tiba masanya, seseorang memiliki tanah seukuran kekang kudanya (dalam riwayat lain : ”seperti busurnya”) dari tempat itu terlihat Baitul-Maqdis lebih baik baginya dari dunia seisinya” [Diriwayatkan oleh Ibrahim bin Thahman dalam Masyikhah Ibni Thahman, Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jamul-Ausath, dan Al-Haakim dalam Al-Mustadrak. Al-Haakim berkata : ”Ini adalah hadits yang shahih sanadnya, dan Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya. Adz-Dzahabi dan Al-Albani sepakat dengan beliau].

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital