Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Berikan Zakat Sesuai Takaran Pribadi

PALU EKSPRES, PALU – Menjelang hari raya Idul Fitri umat Islam juga diwajibkan untuk membayar zakat fitrah kepada orang-orang fakir miskin, sebagai salah satu dari Rukun Islam.

Terkait pembayaran zakat fitrah telah ditetapkan besarannya yakni sebanyak 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok, atau untuk rata-rata orang Indonesia dengan beras.

Terkait hal ini, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu, H. Mun’im Godal, mengingatkan kepada seluruh umat Islam dalam membayar zakat, mesti menyesuaikan kualitasnya dengan konsumsi pribadi.

“Jadi kalau memberikan zakat itu, harus sesuai dengan takaran diri masing-masing. Kalau misalnya yang dimakan sehari-hari beras dengan harga Rp11 ribu, maka berikan zakatnya sesuai dengan itu juga, bukan malah mencari beras yang harganya lebih murah untuk dizakatkan,” jelas Mun’im, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 30 Mei 2018.

Ia juga menyarankan kepada umat Islam, untuk segera menyiapkan diri untuk membayar zakat, tanpa perlu menunggu hari-hari terakhir di bulan Ramadan. “Sudah waktunya di bulan Ramadan ini untuk saling berbagi, Insyaallah akan bertambah rezeki kita. Saya kira kalau sudah ada kelebihan, bisa disimpan memang untuk zakat fitrah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada para petugas zakat (amil) yang tersebar di Masjid-masjid atau di lembaga-lembaga keagamaan dan sosial lainnya, untuk dapat menerapkan manajemen zakat yang transparan. Hal ini menurutnya akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap amil zakat yang bersangkutan.

“Untuk para amil kita butuh manajemen terbuka, sampaikan berapa yang diterima dan siapa-siapa saja yang menjadi sasaran pembagian, supaya dapat menjaga kepercayaan masyarakat. Jika kepercayaan masyarakat tumbuh, maka ke depan akan dapat bertambah lagi apa yang mereka berikan. Tentunya juga, zakat yang disalurkan harus tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh syariat,” tandas Mun’im.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital