Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

FKUB Sulteng: Pilihan Boleh Berbeda Tapi Jangan Bawa- bawa Agama

PALU EKSPRES, PALU– FKUB akan terus berperan sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan kerukunan dan kedamaian di kalangan umat beragama sebagai kontribusi nyata di tengah masyarakat. Meredam isyu-isyu negatif yang mengatasnamakan agama.

“Pilihan kita boleh berbeda tapi jangan bawa- bawa agama,” kata Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Dr. H. Zaenal Abidin MAg ketika bersilaturrahim dan beraudiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, Dr. H. Rusman Langke, Selasa (26/2/2019) di ruang kerja Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agama Sulteng.
Audiensi yang berlangsung kurang lebih satu jam setengah tersebut dihadiri Sektetaris FKUB Sulteng Dr. H. Muhtadin Dg. Mustafa, M.HI dan sejumlah pengurus FKUB Sulteng. Turun hadir dan mendampingi pengurus FKUB Sulteng adalah Kepala Kesbangpol Sulteng Dr. H. Fachruddin Yambas, M.Si.

Pengurus FKUB Provinsi Sulawesi Tengah ketika bersilaturrahim dan beraudiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng, Dr. H. Rusman Langke, Selasa (26/2/2019) di ruang kerja Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agama Sulteng.Foto: Istimewa

Zaenal Abidin pada kesempatan tersebut, juga menyampaikan mengenai persoalan kerukunan. Menurut mantan Rektor IAIN Palu itu, kerukunan itu harus dicontohkan oleh tokoh-tokoh agamanya agar umatnya dapat meneladani model kerukunan tersebut.
FKUB katanya akan terus bersinergi dengan Kanwil Agama dalam hal pembinaan kerukunan. Oleh karena itu dalam waktu dekat FKUB akan membentuk Kampung Kerunan, semacam percontohan kerukunan umat beragama di desa/kampung yang berfungsi sbg destinasi wisata religi kerukunan. Program ini akan dikerjasamakan dgn Kanwil Kemenag Sulteng.

Ia juga menyampaikan tentang kesiapan FKUB Sulteng akan hadir pada momentum pelaksanaan Konferensi Nasional ke-5 FKUB di Makassar tanggal 1-3 Maret 2019. Konferensi Nasional ini akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI.

Kepala Kesbangpol Sulteng Dr. H. Fachruddin Yambas. M.Si optimis melihat kinerja dan semangat FKUB Sulteng yang baru. Ia berharap agar FKUB Sulteng menjadi “jembatan” pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilu legislatif dan pemilihan presiden 17 April 2019 mendatang. “FKUB bersama tokoh agama di sulteng harus bisa meminimalisir isu isu negatif tentang pemerintah dan berita-berita hoax,” ujarnya.(*/fit)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital