Minggu, 9 Agustus 2026

Ansyar Sutiadi: Rotasi Guru Berdasarkan Kecukupan Jam Mengajar Guru

PALU EKSPRES, PALU – Pelaksanaan rotasi guru di sekolah-sekolah negeri, dipandang penting sebagai salah satu upaya pemerataan pendidikan. Rotasi guru dapat menjadi salah satu jalan untuk menunjang pelaksanaan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik di sekolah-sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi menyebutkan, pelaksanaan rotasi guru di sekolah-sekolah di Kota Palu, telah dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2017 lalu atau sejak tahun pertama pemberlakuan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Palu.

“Rotasi guru dilakukan berbarengan dengan pemberlakuan zonasi pada PPDB yakni dari tahun 2017, kita lakukan secara parsial dan sesuai dengan kebutuhan,” kata Ansyar, di ruang kerjanya, Selasa 30 Juli 2019.

Namun Ansyar mengungkapkan penerapan rotasi guru tidak dapat dilakukan secara penuh karena adanya kondisi kekurangan guru di jenjang SD maupun kekurangan guru di beberapa mata pelajaran di jenjang SMP. Olehnya, untuk memenuhi kebutuhan guru di jenjang SD, pihak Disdikbud menempuh langkah mengambil guru-guru dari sekolah swasta untuk memenuhi kebutuhan di sekolah negeri.

“Untuk SMP ada memang beberapa mata pelajaran yang mengalami kekurangan guru, seperti bahasa Inggris atau bahasa Indonesia, ada juga kekurangan seperti guru konseling atau guru teknologi informasi dan komunikasi,” jelasnya lagi.

Untuk pelaksanaan rotasi guru ke depannya, Ansyar menyebutkan pihaknya akan melakukan berdasarkan kecukupan jam mengajar guru serta nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) yang bersangkutan. Rotasi berdasarkan UKG tersebut dilakukan, agar tidak terjadi penumpukan guru dengan nilai kompetensi baik di sekolah-sekolah tertentu saja.

“Kita merotasi guru yang jam mengajarnya cukup sambil melihat hasil nilai UKG.
Akan kita sebar guru-guru yang memiliki nilai kompetensi bagus, sehingga tidak menumpuk di salah satu sekolah. Sehingga guru-guru yang memiliki kompetensi bagus bisa terdistribusi dengan baik,” ujar Ansyar. (abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital