Jumat, 11 September 2026
Seleb  

Film Bumi Manusia, Pembuktian Hanung “Membumikan” Bumi Manusia

Poster film Bumi Manusia. Foto: Istimewa

Oleh Jeri Wongiyanto (Pecinta dan Pengamat Film)

BUKAN perkara mudah mengadaptasi novel fenomenal “Bumi Manusia” ke layar lebar. 39 tahun lalu sejak bukunya dirilis kemudian sempat dilarang beredar pada masa Orde Baru. Perjalanan panjang menfilmkan novel ini juga menjadi catatan yang menarik, bermula dari keinginan sutradara Hanung Bramantyo meminta izin pada Pramoedya Ananta Toer memfilmkan kisah Nyai Ontosoroh, tokoh yang ada dalam novel Bumi Manusia. Saat itu, Hanung masih kuliah, namun ditolak oleh Pram.
Lalu kemudian sutradara Hollywood kawakan Oliver Stone yang membuat film “Platoon” (1986) “JFK” (1991) sempat menawarnya dengan harga yang sangat tinggi, tapi Pram juga menolaknya, karena alasan ingin orang Indonesia yang menggarapnya.

Ada banyak sutradara yang ingin membuat film ini, seperti Garin Nugroho, Riri Reza, hingga kemudian jatuh kembali ke tangan Hanung. Dan inilah pembuktian Hanung, bahwa di tangannya karya sastra hebat milik Pram, berhasil diangkat ke layar lebar

Berkisah tentang seorang pribumi bernama Minke (Iqbaal Ramadhan) pelajar di HBS (Hogere Burger School) atau SMU nya para kaum Belanda dan priyayi. Di masa remajanya, ia jatuh cinta dengan Annelies (Mawar Eva de Jongh) gadis manja keturunan Belanda, putri seorang pribumi, Nyai Ontosoroh (Sha Ine Febriyanti) dan bangsawan Belanda, Hertman Mellema (Giargino Abraham).

Cinta yang tumbuh di tengah konflik sosial dan ketidak adilan di masa penjajahan Belanda inilah yang akan dinikmati penonton. Tak hanya itu, ada kisah perjuangan Nyai Ontosoroh, istri simpanan Herman Mellema yang dipandang miring oleh masyarakat, tetapi kemudian belajar menjadi pengusaha sukses. Juga betapa Minke tersadar pada rasa kebangsaan dan kemanusiaannya bangkit lewat benturannya dengan berbagai orang.

Hanung sangat cerdas membangun pondasi film ini, pilihannya menyorot kisah cinta Minke dan Annelies adalah sangat tepat agar film ini ditonton banyak orang, terutama kaum milenial. Walaupun harus mengorbankan banyak hal, termasuk konflik di balik kisah tokoh-tokohnya. Durasi tiga jam bukanlah waktu yang cukup untuk memaparkan semua konflik yang ada dalam novel Pram. Untungnya, Hanung memberi ruang dan waktu pada karakter Nyai Ontosoroh yang ternyata bisa memberi nyawa dan roh pada film ini menjadi lebih kuat.

Pemilihan Iqbaal Ramadhan yang sebelumnya sangat ngetop di film Dilan mungkin sukses menggaet kaum milenial, namun ia belum sepenuh berhasil memerankan tokoh Minke sebagai tokoh pemuda pergerakan yang penuh gejolak. Iqbaal belum mampu menghadirkan emosi Minke sebagai “budak” di negerinya sendiri secara utuh. Semoga saja jika film ini dibuat sekuelnya. Iqbaal bisa lebih total lagi.

Di banding novelnya, seingat saya (saya membacanya 20 tahun silam), masalah yang begitu kompleks dalam buku, digambarkan sederhana. Misalnya, cara pandang Minke tentang bangsa Eropa yang hebat dan disebutnya modern, namun kemudian berubah ketika melihat pribumi atau bangsanya sendiri sebenarnya bisa lebih hebat. Hanung dengan cerdas memaparkan ini dengan bersahaja tanpa membuat penonton berpikir lama.

Secara keluruhan film ini berhasil digarap Hanung dengan baik, suasana Surabaya tempo dulu, cukup memanjakan mata, Hanung menggarap “Bumi Manusia” di ‘bumi’ yang dibuatnya sendiri, ia membangun set besar studio di Gamplong Jogjakarta sebesar 2,5 hektar. Studio yang sama saat Hanung menggarap Sultan Agung. (*)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam