Jumat, 11 September 2026
Seleb  

Kisah Maestro Bulutangkis yang Menggetarkan Jiwa

Oleh Jeri Wongiyanto, Pecintadan Pengamat Film

MENGGETARKAN! Itulah kata yang tepatuntuk film ini. Rasa patriotisme akan memenuhi jiwa raga setelah usai menonton “Susi Susanti: Love All”. Kisah perjuangan Susi Susanti sejak masa kecilnya hingga meraih prestasi di Olimpiade Barcaleno 1992 disajikan begitu apik dan menggetarkan.

Film dibuka saat Susi Susanti kecil (Moira Tabina Zayn) mengikuti lomba 17an di kampungnya Tasikmalaya. Bukannya ikut lomba menari, Susi malah menantang lawan main bulutangkis kakaknya, dan sanggup mengalahkannya. Kemenangannya ini, membuat PB Jaya Jakarta menawarinya try out. Tentu saja ayahnya Risad Haditono(Iszur Muchtar) dan Ibunya (Dayu Wijanto) mendukungnya berangkat ke Jakarta. Di sinilah karakter dan mental Susi terbentuk. Dia dilatih bersama anak-anak lain oleh Rudi Hartono, hingga ia beranjak remaja Susi menjadi pribadi yang ambisius untuk menang dalam setiap pertandingan.

Bermula dari menang di World Championship Junior 1985, Susi kemudian melangkah kepelatnas PBSI. Ia beruntung berada di tangan pelatih Cina asal Indonesia yang dengan susah payah didatangkan pemerintah Indonesia, Tong Sin Fu (Chew Kinwah) dan Liang Chu Sia (Jenny Chang).

Di sinilah Susi bertemu dengan atle tbulutangkis lainnya yang sudah punya nama, seperti Alan Budikusuma (Dion Wiyoko), Hermawan Susanto (Rafael Tan), Sarwendah Kusumawardhani (Kelly Tandiono) dan Ardi B. Wiranatha (Nathaniel Sulistyo).
Karir Susi melejit, ia meraih beragam prestasi, mendapat emas di Sudirman Cup Jakarta tahun 1989, medali emas di World Cup Guangzhou tahun 1989 hingga medali emas di Olimpiade Barcelona tahun 1992.

Perjalanan Susi bukan tanpa konflik. Sebagai seorang keturunanTionghoa yang lahir di Indonesia, status kewarganegaraan Susi masih tidak jelas, padahal nama Indonesia telah dikibarkannya di mata dunia. Adegan klimaks di film ini, saat Susi tampil pada konfrensi pers dibuat penuh emosi dan menggetarkan.

Debut pertama Sim F sebagai sutradara, patut diapresiasi. Tidaklah mudah membuat film biopic menjadi menarik dan enak ditonton. Banyak sutradara yang gagal mengangkat film biografi. Namun di tangan Sim F, film “Susi Susansi: Love All” menjadi istimewa. Konflik konflik yang berdatangan dalam hidup Susi cukup mengaduk emosi penonton, kisah romantis Susi Susanti dan Alan Budikusuma pun disajikan dengan tidak berlebihan.

Sim F juga berhasil menciptakan ketegangan pada adegan-adegan pertandingan dengan penuh emosi, juga suasana vintage Jakarta dan Tasikmalaya di era 1980-1990 an.

Hampir semua pemeran bermain bagus, dengan porsi yang tepat. Sebagai Susi Susansi, Laura Basuki bermain gemilang dan sangat total, juga Dion Wiyoko yang memerankan Alan Budikusuma, keduanya mampu membuat chemistry yang kuat.

Siapkan tisu saat adegan lagu Indonesia Raya dikumandangkan ketika Susi mandapat medali emas di Olimpade Barcelona. Haru, menggetarkan, dan akan membangkitkan kembali rasa cinta pada tanah air. Ajaklah keluarga Anda untuk menonton film ini, karena Anda akan merasakan hubungan antara ayah, ibu dan anak yang begitu hangat..(*)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam