Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Stimulan Tahap Dua, Warga Wajib Buat Rencana Penggunaan Dana

PALU EKSPSRES, PALU – Dana stimulan perbaikan rumah rusak tahap 2 dimanfaatkan dengan sejumlah syarat. Meski dicairkan langsung ke rekening masyarakat, dana itu baru bisa digunakan masyarakat membawa surat pengantar dari pejabat pelaksana kegiatan (PPK).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu, Fresly Tampubolon menjelaskan, sebelum mendapat surat pengantar PPK, para penerima diwajibkan terlebih dulu menyusun rencana penggunaan dana (RPD). Yang memuat daftar kebutuhan belanja bahan untuk perbaikan rumah.
“Nanti akan ada teknis pemanfaatan. Jadi buat dulu RPD, setelah disepakati,  barulah PPK menyatakan kepada bank untuk pencairan,”jelas Fresly.

Menurutnya seluruh penerima dana stimulan nantinya akan dibuatkan rekening baru. Dana yang akan dicairkan bank kepada masyarakat jumlahnya sesuai dengan kebutuhan yang diajukan dalam RDP. “Dicairkan langsung kepada orang yang bersangkutan. Lalu dia belanja sendiri kebutuhan bahan. Karena dia pemilik spesimen atas nama penerima dana,”ujarnya.

Fresly menyebut, pola stimulan tahap 2 berbeda dengan pola yang dilakukan untuk stimulan perbaikan rumah rusak berat tahap pertama. Pedoman pelaksanaan dan panduan teknis pun berbeda. Salahsatu perbedaannya adalah, dana untuk pembelian kebutuhan bahan bangunan tidak lagi ditransfer ke rekening toko bangunan. Melainkan diterima langsung lalu dibelanjakan sendiri penerima. Pada pola sebelumnya, dana stimulan ditransfer dari kas BPBD ke rekening Pokmas. Sebelum dicairkan, PPK terlebih dulu meminta dokumen rencana anggaran biaya (RAB) dan RPD dari Pokmas.

Setelah itu PPK memerintahkan perbankan untuk transfer pembelian bahan ke rekening toko bangunan untuk bahan pabrikasi. Namun untuk belanja bahan non pabrikasi, PPK membolehkan dananya diterima tunai oleh pengurus Pokmas. Akan tetapi, untuk memudahkan koordinasi dan sosialisasi pemanfataan dana, penerima kemungkinan besar tetap akan berhimpun dalam sebuah kelompok. “Untuk fungsi sosialisasi. Kan tidak mungkin perorangan harus melalui perkumpulan. Atau bisa jadi dengan nama lain selain Pokmas,”paparnya.

Sejauh ini kata dia, pedoman pelaksanaan stimulan tahap 2 sudah diterbitkan oleh BNPB. Tinggal menunggu proses penandatanganan pengesahan. Sementara panduan teknis nantinya akan diterbitkan kemudian dalam sebuah keputusan Gubernur Sulteng.

“BNPB keluarkan pedoman pelaksanaan. Ini sudah ada, tinggal ditandatangani. Gubernur kemudian keluarkan panduan teknis. Nah ini sedang  kami tunggu,”sebut Fresly.
Dalam pedoman pelaksanaan, salahsatu hal yang diatur adalah penggunaan secara langsung dana stimulan oleh penerima. Tidak lagi melalui rekening kelompok masyarakat (Pokmas) sebagaimana pola sebelumnya pada stimulan tahap 1. “Di dalamnya juga memuat bahwa pemanfataan dana stimulan merupakan tanggung jawab penerima,”urainya.

Selanjutnya untuk pola stimulan tahap 2 bagi klasifikasi rumah rusak berat. Kata Fresly pernah ada wacana bahwa untuk rusak berat akan diarahkan membangun dengan konsep rumah instan sehat sederhana (RISHA). Dimana masyarakat membangun kesepakatan dengan aplikator penyedia bahan maupun pembangunannya. Belakangan kata Fresly, aspirasi masyarakat sebagian besar tidak menginginkan konsep demikian. Karena pertimbangan banyaknya jumlah anggota keluarga. Sementara RISHA hanya dibangun dengan luas type 36 dengan dua kamar ukuran kecil.
“Aspirasi ini sudah kami kemukakan pada Kepala BNPB,”ucapnya.

Sehingga kemudian penerapan konsep RISHA tidak boleh dipaksakan kepada masyarakat. Dengan kata lain, masyarakat boleh memilih membangun dengan konsep konvensional. Namun juga dapat memilih konsep RISHA.
“Tinggal nanti bagaimana membangun kesepakatan antara masyarakat dan aplikator RISHA. Ruang ini nantinya bisa dilakukan di tingkat kelurahan,”demikian Fresly.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization