Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Jaringan Irigasi Rusak, Puluhan Hektare Sawah di Baina, Parimo, Kekeringan

PALU EKSPRES, PARIGI– Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong meninjau jaringan irigasi rusak di Desa Ambason Mekar dan Desa Baina Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis sore 9 Januari 2020 sekitar pukul : 17.00 WITA.

Kunjungan anggota DPRD tersebut didampingi oleh kepala desa setempat. Wawan Setiawan anggota DPRD asal daerah pemilihan (Dapil) II mengatakan, kunjungan pihaknya ke irigasi atas permintaan masyarakat.

Menurut dia, para petani di desa itu sudah lima tahun tidak dapat megelola sawah mereka dikarenakan jaringan irigasi rusak sehingga tidak bisa mengairi sekitar 52 hektar sawah di daerah tersebut.

Dengan demikian sawah di desa itu kurang lima tahun mengalami kekeringan dan tidak berproduksi.
“Saya sebagai wakil rakyat dari dapil II tentunya tidak akan tinggal diam dengan persoalan ini, apalagi yang terjadi di Desa Baina ini kurang lebih lima tahun sawah tidak lagi berproduksi dan tentunya akan mempengaruhi sisi ekomomi mereka,”sebut Wawan.

Ia menambahkan, tahun ini akan turun anggaran dari Kementerian Pertanian senilai Rp 11,5 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi tersier di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Sehingga, diharapkan ada kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah demi kemajuan Kabupaten Parigi Moutong.
“Harapan saya semoga ini bisa kita bekerjasama dengan baik untuk kemajuan daerah ini,” harapnya.

Sekaitan hal itu, Kepala Desa Ambason Mekar, Abdul Azis E. Hamu mengaku, kurang lebih lima tahun sawah yang ada di desanya tidak lagi berproduksi disebabkan jaringan irigisi rusak. Sehingga petani yang ada terpaksa beralih menjadi petani kebun.
“Kendala petani kami di sini hanya air ini, tidak ada lain padahal air di sungai lancar tapi tidak bisa masuk ke sawah karena jarigan irigasi yang membagi air rusak,” terangnya.

Ia berharap, agar pemerintah daerah khususnya dinas terkait secepatnya menindaklanjuti persoalan tersebut, dan membangun jaringan irigasi yang memadai demi kesejahteraan petani khususnya di Desa Ambason Mekar. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital