Minggu, 30 Agustus 2026
Palu  

Pemanfaatan Teknologi Bioflok, DKP Sulteng Libatkan Kalangan Pesantren

PALU EKSPRES, PALU– Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah intensif memperkenalkan budidaya ikan air tawar menggunakan sistem Bioflok melalui pelatihan. Seperti yang dilaksanakan oleh DKP Sulawesi Tengah di UPTD BBI Tulo Rarantea, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Pelatihan yang diikuti 70 peserta melibatkan kalangan pesantren, perwakilan Pol Airud dan masyarakat sekitar, menghadirkan pemateri yang sudah berhasil dalam budidaya ikan air tawar menggunakan sistem Bioflok.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng, Arif Latjuba menjelaskan pemerintah telah mengembangkan budidaya ikan nila dan lele dengan teknologi sistem Bioflok. Teknologi tersebut telah sukses diterapkan untuk budidaya ikan Nila dan Lele yang dimassalkan di berbagai daerah di Indonesia.
Bioflok menurut Arif Latjuba bisa diartikan sebagai gumpalan (flok) dari berbagai campuran heterogen mikroba (plankton, protozoa, fungi), partikel, polimen organik, koloid dan kaiton yang saling berinteraksi dengan sangat baik di dalam air.
“Sistem bioflok sebenarnya dikembangkan untuk meningkatkan pengendalian lingkungan supaya lebih produksi pada tempat-tempat yang memang memiliki permasalahan untuk mendapatkan air dari keterbatasan lahan, sehingga penerapannya akan lebih efektif,” kata Arif Latjuba.
Pemanfaatan teknologi Bioflok ini lanjutnya, Pemerintah Indonesia menjadikan pesantren di berbagai daerah sebgai lokasi pengembangan untuk budidaya perikanan tersebut. Dengan cara tersebut, ke depan diharapkan produksi ikan, khususnya Lele dan Ikan Nila bisa meningkat secara nasional. Hal ini bertujuan bukan hanya secara ekonomi saja, namun juga bagaimana turut serta dalam meningkatkan kualitas SDM yang ada.
“Dengan mulai memperkenalkan ikan sebagai sumber pangan bagi mereka, kita ingin generasi muda di lingkungan pondok pesantren lebih cerdas dengan mulai membiasakan mengkunsumsi ikan,” ujarnya.
Menurut Arif, Ikan Nila dan Ikan Lele dipilih sebagai sistem lanjutan Bioflok karena keduanya termasuk kelompok herbivora. Membutuhkan proses pembesarannya lebih cepat. Selain itu, ke dua ikan ini juga mampu mencerna flok yang tersusun atas berbagai mikroorganisme.
Keberhasilan teknologi sistem Bioflok untuk Ikan Nila dan Lele, menunjukkan pemerintah terus berinovasi mencari teknologi yang efektif dan efisien dalam penggunaan air, lahan dan mampu beradaftasi terhadap perubahan iklim.
Walau sudah menemukan teknologi tepat guna untuk ikan nila dan lele tambahnya, pemerintah tak akan berhenti untuk melakukan inovasi. Terlebih, fenomena perubahan iklim, penurunan kualitas lingkungan global, dan pertambahan penduduk terus menjadi tantangan bersama yang tidak bisa dihindari.
Oleh karena itu, untuk semua pelaku perikanan budidaya agar terus mengedepankan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengelolaan usaha budidaya ikan yang berkelanjutan. (fit/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam