Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Puluhan Rumah Roboh di Talise Valangguni, Tapi Hanya Masuk ZRB 4

ZRB

PALU EKSPRES, PALU– Puluhan bangunan dan rumah warga di RT 2 dan 3 RW 4 Kelurahan Talise Valangguni Kecamatan Mantikulore Palu roboh akibat gempa dan likuefaksi 28 September 2018 silam.

Pantauan Palu Ekspres, titik tersebut dimulai dari Kantor Mandala Jalan Soekarno Hatta, memanjang ke arah timur tembus ke permukiman warga di BTN Lagarutu Palu.

Sayangnya titik tersebut tidak ditetapkan dalam zona merah dalam peta Zona Rawan Bencana (ZRB). Melainkan hanya masuk dalam ZRB 4 dengan indikasi paling rendah potensi – potensi likuefaksi.

Hingga kini pun puluhan rumah warga di lokasi tersebut masih dalam kondisi rusak. Belum satupun yang terlihat direhabilitasi.

Kondisi ini mendorong Komisi C DPRD Palu untuk melakukan peninjauan, Selasa 14 April 2020.

Ketua Komisi C, Anwar Lanasi, menyebut, status lokasi itu harus segera ditetapkan. Agar warga rumahnya rusak berat mendapat kepastian soal bantuan yang akan disalurkan. Apakah statusnya harus relokasi menuju Hunian Tetap (Huntap) atau mendapat bantuan stimulan perbaikan rumah.

“Misalnya pihak Mandala Finance, mereka kini sudah mengajukan permohonan untuk membangun kembali kantornya,” kata Anwar Lanasi.

Anwar menilai  lokasi itu harusnya masuk sebagai zona merah. Karena kondisi tanah yang tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan pembangunan rumah. Artinya, jika statusnya ditetapkan dalam zona merah, maka korban bisa mendapat perlakuan relokasi ke Huntap.

Namun begitu, penetapan status tersebut harus dibicarakan bersama seluruh pihak terkait.

“Ini yang jadi masalah, lokasi ini hanya masuk ZRB 4. Sementara bangunan dan rumah warga semuanya roboh,”jelas Anwar.

Anwar Lanasi berkata, hasil peninjauan ini akan menjadi dasar bagi Komisi C untuk memberi rekomendasi penegasan status lokasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra, sekaligis Anggota Komisi C, M Syarif menyebutkan, terdapat sediktinya 30an rumah warga yang mengalami rusak berat disepenjang garis patahan tersebut.

Syarif mengaku, mayoritas warga pemilik rumah sebenarnya menginginkan mereka mendapat perlakuan relokasi ke Huntap.

“Jika melihat kondisinya, dana stimulan juga tidak akan cukup untuk memperbaiki rumah rumah mereka. Karena mayoritas mengalami penurunan tanah,”katanya.

Syarif mengaku sepakat, jika rekomendasi Komisi C nanti akan memberi masukan lokasi tersebut ditegaskan dalam Ranperda RTRW dan RDTR sebagai zona merah.

Semetara itu, Muslimun, meminta pihak Pemkot segera menyerahkan dokumen draft revisi Ranperda RTRW dan RDTR. Agar kata dia, DPRD segera melakukan pembahasan lebih terperinci soal penetapan status lokasi tersebut.

“Karena sampai saat ini kami di DPRD belum memegang draf Ranperda itu,”tandas Muslimun. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital