Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Stok Beras Sulteng Masih Cukup

index

PALU EKSPRES, PALU-Stok beras Sulteng untuk 5 bulan ke depan dipastikan cukup usai tim gabungan OPD provinsi dan Satgas Pangan Polda mengecek langsung di gudang Bulog pada Selasa pagi (21/4/2020).

Tim provinsi terdiri dari Wagub H. Rusli Dg. Palabbi, SH, MH, Sekda Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si, Asisten Dr. B. Elim Somba, M.Sc, Kadis Sosial Drs. H. Ridwan Mumu, M.Si dan Karo Ekonomi Dr. Rudi Dewanto.

Kedatangan tim disambut langsung oleh Miftahul Ulum selaku Kepala Kantor Perum Bulog Wilayah Sulteng di lokasi gudang Bulog di Kelurahan Tondo, Palu.

Stok di gudang lapornya mencapai 10.000 ton dan siap disalurkan ke sejumlah pemda kabupaten yang telah memesan di Bulog, sehingga tidak menumpuk terlalu lama.

Ia menambahkan, dengan stok saat ini sanggup mencukupi kebutuhan pangan jelang bulan puasa dan lebaran, bahkan sampai masa paceklik di bulan Juli dan Agustus nanti.

Sedangkan 1.500 ton beras bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sulteng untuk masyarakat terdampak Covid-19 selama 3 bulan.

Dalam waktu dekat ini lanjutnya, Bulog Sulteng juga akan menerima tambahan beras sebanyak 4.000 ton.

“Untuk Sulawesi Tengah, saya kira cukup aman,” kata Wagub Sulteng H. Rusli Dg Palabbi dibenarkan oleh Sekda Moh. Hidayat Lamakarate setelah berkeliling melihat stok beras Bulog.

Wagub menjelaskan Bulan Suci Ramadhan kali ini situasinya  sangat berbeda dari Bulan Suci Ramadhan tahun tahun sebelumnya, Sebab, di tengah mewabahnya Virus Corona dan telah menjadi pandemi yang mengakibatkan adanya pengurangan terhadap aktivitas manusia dalam menekan semakin meluasnya virus ini.

Olehnya,  tinjauan ini dilakukan untuk memastikan tersedianya bahan pokok selama Bulan Ramadhan dan selama masa pandemi ini.

Sementara itu, kurang lancarnya distribusi gula dari daerah pemasok yakni, Gorontalo dan Makassar disinyalir jadi salah satu penyebab melambungnya harga gula.

Hal ini disampaikan saat tim yang dipimpin Karo Ekonomi Rudi Dewanto menemui distributor PT Sinar Lestari di kantornya Jalan Gusti Ngurah Rai.

Akibatnya harga gula yang pada saat normal hanya Rp. 12.500 per Kg, kini meroket naik di kisaran Rp. 18.000 – 20.000 per Kg.

Untuk itu Satgas Pangan Polda Sulteng diharapkan mengawasi dan menindak oknum yang menaikkan harga di luar batas kewajaran mengingat konsumsi rata-rata gula masyarakat Sulteng per bulan mencapai 3000 Ton. (humas  pemprov)

 

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital