Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Tamu Agung Itu Akan Meninggalkan Kita

Basrin Ombo. Foto: Dok

Oleh Basrin Ombo S.Ag, M.Hi (Kepala KUA Kecamatan Lage Kabupaten Poso)

RAMADHAN tinggal menghitung hari, tamu yang agung itu beberapa hari lagi akan meninggalkan kita. Tamu yang kehadirannya dinantikan dan dirindukan oleh semua umat yang beriman, dan kepergiannya pun ditangisi oleh mereka yang beriman, yakni meraka yang hanya mengakui keesaan Allah SWT dan mengakui kerasulan Muhammad SAW.

Mengapa kehadirannya dirindukan dan kepergiannya ditangisi oleh meraka yang beriman…? “Dirindukan” karena di dalamnya penuh keberkahan, di dalamnya ditebar kebajikan, di dalamnya terdapat rahmat dan ampunan. Semua orang yang beriman berharap akan mendapatkan keberkahan.

“Ditangisi” karena takut tidak lagi bertemu dengan keberkahannya, tidak lagi memperoleh kebajikannya, dan tidak lagi mendapatkan ampunan dari-NYA.

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diwajibkan orang-orang yang beriman untuk berpuasa sebagaimana diterangkan dalam Alquran: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (Al-Baqarah/ 183).

Di bulan Ramadhan pula Allah SWT  menurunkan Alquran. Sebuah ironi ketika Allah SWT telah menerangkan bahwa Alquran itu sebagai petunjuk bagi manusia, pembeda antara yang hak dan yang batil, tapi justru kebatilan demi kebatilan masih terus terjadi. Kemungkaran masih merajalela, orangtua membunuh bayinya, anak menganiaya orangtuanya, sesama umat manusia saling memusuhi. Mungkinkah meraka telah menjadikan Alquran itu sebagai petunjuk…? Mungkinkah mereka telah menjadikan Alquran itu sebagai pembeda yang hak dan batil…?

Sudahkan kita melakukan perbuatan baik di bulan Ramadhan ini, seperti salat tarwih/ salat lail, tadarrus, berzikir, gemar berinfak/ bersedekah dan berbagai perbuatan baik lainnya, atau malah sebaliknya. Jangan-jangan kita hanya menjadi orang-orang yang bersikap pongah, sombong dan congkak, tanpa menghiraukan keberadaannya….?

Ketahuilah, sungguh luar biasa nilai kebaikan yang terkandung dalam bulan Ramadhan.  Bahkan Nabi Muhammad SAW mengungkapkan dalam sebuah hadis: “Sekiranya umatku mengetahui rahasia yang terkandung pada bulan suci Ramadhan, maka niscaya mereka berharap agar sepanjang tahun dijadikan bulan suci Ramadhan.”

Ramadhan berarti “membakar” atau “mengasah”. Setiap orang beriman berharap semua dosa-dosanya akan terbakar habis lalu berganti dengan kesadaran untuk melakukan amal saleh. Ramadhan “mengasah” jiwa manusia untuk menjadi jiwa yang paripurna, sebuah hasil yang tentu diinginkan oleh semua orang beriman, yakni mendapatkan gelar “tattaquun”, gelar “khusus” yang hanya diberikan oleh Allah SWT. Hanya kepada orang-orang yang “khusus”, mereka adalah pilihan Allah SWT, sebagaimana dijelaskan dalam ayat perintah berpuasa.

Kini tamu agung itu akan meninggalkan kita. Hanya secercah pengharapan yang tertancap di dalam jiwa, semoga kerinduan akan berjumpa lagi dengan Ramadhan berikutnya akan selalu menjadi asa.  ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital