Minggu, 30 Agustus 2026
Opini  

Harinya Guru

Nur sangadji. Foto: Dok

Oleh Muhd Nur Sangadji

SUDAH 30 tahun lamanya saya menjadi guru. Baru sekarang mengetahui, bila guru pun punya hari jadi. Minggu lalu kita memperingatinya. Tanggalnya, 25 November.

Diperingati setiap tahun. Itulah tanggal yang ditetapkan berdasarkan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tahun 1994. Sebelumnya, UNESCO telah menetapkan tanggal 5 Oktober 1994 sebagai hari guru sedunia.

Entah mengapa saya tidak pernah tahu sebelumnya. Barangkali karena saya berstatus dosen ? Tapi, saya juga tidak tahu apakah Dosen juga punya hari jadi..?


Bukankah dosen adalah guru ?. Mungkin ada yang tidak mau disamakan. Boleh jadi, karena nomenklatur UU juga membedakan guru dan Dosen. Lalu, mengapa saat menjadi profesor baharu mengakui statusnya sebagai guru. Malah ditambah kata “besar” atau “maha” setelahnya. Menjadi, “guru besar” atau “maha guru”. Mengapa bukan dipanggil “dosen besar” saja.

Sementara itu, makna kata professor itu sendiri adalah guru. Itulah sebabnya ada negara yang memanggil professor untuk guru. Mulai dari level SD hingga Perguruan Tinggi.

Karena itu, dalam banyak artikel yang saya tulis, saya menyematkan identitas sebagai guru kecil saja. Itu, sebagai anti tesis bagi demam memburu status professor. Diduga lantaran melambungnya tunjangan, meski kian beratnya prasyarat untuk mencapainya (lihat tulisan : They call me professor).


Di hari guru tahun 2020 ini, pikiran ku melayang jauh ke belakang. Kala itu tahun 2006, saya dan karib dosen, Abd Wahid serta Koa (activis NGO lokal). Kami jumpa satu sosok guru di tengah hutan. Pria paruh baya itu mengenakan celana pendek. Berjalan sendiri sambil memikul potongan kayu yang ujungnya bergantung tas kecil. Kakinya penuh lumpur hingga ke paha. Saya baru mengerti mengapa beliau memakai celana pendek ? Alamlah yang memaksa.

Medan yang dilaluinya sangat berat. Bergunung, berlumpur dan berbecek sedalam ukuran telapak hingga paha orang dewasa. Setiap hari begitu untuk jarak hampir satu kilometer.

Orang itu bernama Muhamad Nur. Identitas yang sama dengan nama saya. Laki laki asal Makasar ini telah bertugas selama 25 tahun di kawasan ini sebagai guru. Kawasan Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una Una, Provinsi Sulawesi Tangah. Itu, tahun 2016. Artinya, sudah relatif 30 tahun pada 2020 ini.


Jabatan pak Nur adalah kepala sekolah sebuah SD di pedalaman Kecamatan Lebiti, Kepulauan Togean. Keadaan sekolah yang sangat sederhana. Tiang, dinding dan atapnya terbuat dari bahan yang ada di hutan sekitar.

Tidak banyak hal yang kami bincangkan. Namun sedikit info dan kesaksian ini sudah terlalu banyak menyimpan cerita tentang perjuangan sang guru ini. Di dekat sekolah, beliau bersihkan kaki dan tubuh di sungai kecil yang mengalir jernih. Lalu, mengenakan celana panjang dan masuk kelas. Mengajar sebagai guru.

Di perjalanan lanjut setelah kami berpisah, saya membasuh peluh. Peluh yang tidak sebanding dengan yang beliau cucurkan. Di air bening dekat kampung, saya berkaca. Terlihat wajah ku sangat lelah. Tapi, pasti tidak setara dengan lelahnya beliau.


Tiba-tiba, teringat bait puisinya Taufik Ismail tentang Kasim Arifin di Waimital, Pulau Seram, Maluku. “Ingin rasanya ku ludahi wajah ku sendiri di cermin air bening itu”. Saya malu kepada guru di pedalaman ini. Karena di kota, kita menjangkau sekolah dan kampus dengan mudah. Semua kendaraan kita punya. Itu pun disertai keluhan. Tapi, beliau..?

Di kota, kita juga sangat sibuk berlomba menghitung imbal jasa. Berkompetisi mengejar remunirasi. Padahal gaji kita lancar mendarat di rekening saban awal bulan.

Tapi, beliau dan sahabat guru senasib ? Mungkin, tiga bulan sekali. Sering juga penuh dengan potongan. Saya makin malu bercampur sedih dan kecewa.

Maka di hari guru ini, ingin sekali saya merenung dan berkata. Tentang sematan apresiasi untuk guru. Mereka adalah “pahlawan tanpa tanda jasa”. Namun, kepantasan itu, mungkin, belumlah layak untuk saya dan kita. Walahu alam bi syawab. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam