Minggu, 9 Agustus 2026

Begini Penjelasan BMKG Soal Bediding

Ilustrasi suhu di beberapa wilayah Indonesia yang mulai memasuki musim kemarau/foto/ist/pe

PALUEKSPRES, JAKARTA – Kondisi suhu di sebagian besar wilayah Indonesia akhir-akhir ini terasa lebih dingin dari biasanya pada malam dan pagi hari. Padahal, saat ini di Indonesia sudah memasuki musim kemarau.

Menanggapi hal itu, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa kondisi itu merupakan hal yang rutin terjadi setiap tahun. Suhu seperti itu bernama Bediding.

“Bediding adalah kondisi di mana pada malam hingga pagi hari terasa lebih dingin dari biasanya. Hal ini termasuk hal yang wajar dan normal terjadi pada musim kemarau. Jadi, terjadinya pada musim kemarau dan ketika tutupan awan sedikit pada malam hari, bahkan tidak ada sama sekali.” Demikian Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Surabaya, Teguh Tri Susanto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 6 Juli 2021 yang dilansir dari Vivacoid.

Bediding rutin terjadi di Indonesia pada Juni hingga Agustus. Kata Teguh, energi yang menghangatkan permukaan bumi pada dasarnya berasal dari gelombang panjang yang dipancarkan bumi.

Jika kondisi langit berawan, maka energi yang dipancarkan bumi ke angkasa sebagian akan terpantul kembali ke bumi.

“Jika di langit tidak ada tutupan awan sama sekali, maka energi yang dipancarkan bumi akan lepas ke angkasa tanpa ada yang dipantulkan kembali ke bumi, sehingga suhu udara akan semakin dingin,” kata Teguh.

Selain karena tidak ada atau menipisnya lapisan awan di langit, hal lain yang memengaruhi suhu dingin ialah masuknya musim dingin di Australia. Sebab lainnya adalah posisi matahari yang saat ini berada di sisi utara khatulistiwa. (viva/pe)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital