Rabu, 12 Agustus 2026

COVID 19; Antara Sebab Dan Ajal (Dilema Komunikasi)

Penulis bersama isteri pada berbagai kegiatan/foto: istimewa/pe

Penulis : Muhd Nur Sangadji (Assoc.Profesor Bidang Ekologi Manusia di Faperta Universitas Tadulako)

SABAN hari, saat bangun pagi di era ini, saya selalu gelisah. Gelisah ketika membuka handphone. Itu, karena terlalu sering postingan groups berisikan informasi yang didahului oleh. Kalau bukan “innalilahi wainnailaihi raji’un”, “rest in peace” (RIP) atau mohon doa untuk kesembuhan.

Saya merenung. Apakah memang, frekuensi kematian begitu tinggi? Ataukah, lantaran informasi dan komunikasi begitu terbuka. Dahulu, mungkin informasi kematian hanya beredar dikalangan terbatas. Teknologi Informasi telah melebarkannya kesegala penjuru. Jawaban atas pertanyaan ini, sebenarnya bisa diklarifikasi. Yaitu, pada angka kematian per satuan waktu di satu kawasan. Dengan kata lain, tingkat mortalitas di wilayah bersangkutan.


Selanjutnya, kita bicara tentang sebab musabab kematian. Apakah covid 19 sedang mendominasi sebagai penyebab. Ini penting, mengingat wabah ini sedang menyerang tubuh dan jiwa (psicosomatik) secara simultan. Dia menggandakan korban oleh stigma dan ketakutan. Tidak sekadar akibat virus semata. Jawabannya, ada pada angka pembanding penyebab kematian. Antara virus covid-19 dan penyebab kematian akibat penyakit lainnya. Misalnya, covid-19 merenggut berapa nyawa ? Dan, penyakit lainnya merenggut berapa nyawa. Dalam, satuan waktu dan tempat yang sama.

Informasi ini sangat urgen untuk menyeimbangkan sikap dan iktiar. Antara masa bodoh, tidak peduli, kehati-hatian, ketakutan, panik dan biasa-biasa saja. Sayang, informasi resmi tentang perbandingan ini tidak banyak yang tahu. Ada beredar angka-angka kematian dari berbagai jenis penyakit. Covid-19, bukan yang paling tinggi. Bahkan, yang menengah pun tidak. Tapi, akurasi informasi ini tidak didukung legalitas yang kuat. Andaikan ada legitimasinya, pilihan pada adaptasi menjadi mutlak. Seperti adaptasinya kita menghadapi penyakit yang lain. Jantung koroner, ginjal dan kanker sekalipun. Semuanya tidak terkesan horor seperti yang terjadi pada Covid 19 ini. Kesehatan dan ekonomi, hancur berbarengan.

Karena itu, mestinya informasi ini pantas dijadikan acuan bagi pengambilan kebijakan. Saat ini, seluruh dunia mengalami kepanikan kolektif. Virus covid 19 telah memporak-porandakan pranata kehidupan. Virus ini pun telah memproduksi dilema. Di satu sisi. Bila kita sebarkan informasi yang menakutkan. Tentu, termasuk “up date” angka-angka rutin via radio, tv dan media sosial. Tujuan baiknya, agar orang sadar untuk patuhi protokol kesehatan. Tapi pada saat yang sama, sadar atau tidak, kita sedang menyebar horor yang menyebabkan turunnya Imun. Sebaliknya, menyebarkan optimisme, kita berharap akan naiknya imun. Namun, di sisi lain, berefek pada kelalaian. Butuh perilaku baru bernama adaptasi. Selama ini, populer disebut “new normal”. Akan tetapi, ini pun butuh waktu.


Beberapa sahabat mendiskusikan penyebab kematian ini. Ada yang bilang bukan covid-19 yang menyebabkan kematian. Kata mereka, penyebabnya adalah ajal. Pandangan ini bukan cuma kurang pas. Tapi, bisa berefek melemahkan iktiar.

Hemat saya, ajal itu bukan sebab kematian. Makna dari kata ajal adalah waktu. Persisnya batas waktu. Sebetulnya yang namanya penyebab itu, adalah peristiwa yang mendahului atau menyertai kematian. Segala sesuatu yang terjadi sesaat atau menjelang kematian. Itulah penyebab.

Bayangkan 200 ribuan manusia yang wafat di Aceh. Atau 10 ribuan yang di Palu. Penyebabnya adalah gempa, liquifaksi dan tsunami. Allah menciptakan penyebab untuk bertemu ajal. Bayangkan kalau tidak ada penyebabnya. Tiba-tiba ada 200 ribu atau 10 ribu orang mati tiba-tiba. Pastilah menjadi kekagetan yang mengerikan. Maka, peristiwa dihadirkan untuk agar manusia menemukan logika. Selanjutnya, jadi Iktiar.

Agama memandunya. “Saat ajal tiba, tidak bisa dimajukan atau dimundurkan sedetik pun”. Ini dimensinya bernama waktu, bukan sebab. Tentu, sebab mudah diterka. Meskipun, pastinya merupakan rahasia Ilahi. Tapi, waktu sulit diterka. Dia, tetap adalah misteri, sampai kapan pun. Dan, Itulah ajal. Jadi, tugas kita hanyalah beriktiar. Cuma itu. Selebihnya, berserah (tawakal). Semoga. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization
Menekan Spin Delay Is The Key Dengan Irama Tidak Teratur 2 Detik, 5 Detik, 8 Detik Bisa Membingungkan Randomizer Atau Hanya Ritual Ocd Saja
Masa Depan Hiburan Digital Interaktif Dibahas Melalui Perpaduan Teknologi Dan Narasi Pada Wild Bounty Showdown
Inovasi Seotda Baccarat Dari Pragmatic Play Menggabungkan Budaya Korea Dan Format Baccarat Modern Di Tahun 2026
Infrastruktur Game Digital Lebih Siap Menghadapi Gangguan Berkat Cyber Resilience Architecture
RTP Mahjong Scatter Hitam Pragmatic Play Hadir Nonstop 24 Jam Berkat Inovasi Teknologi AI Terbaru
Mahjong Ways Dioptimalkan Dengan Grafis Engine HTML5 Dan Kecepatan Respons Antarmuka Pengguna
Mahjong Ways Menjelaskan Mekanisme Perhitungan Kombinasi Kemenangan Dari Kiri Ke Kanan
Infrastruktur Digital Menjaga Stabilitas Performa Meskipun Beban Sistem Terus Meningkat
Data Historis Menjadi Dasar Pengembangan Algoritma Prediktif Generasi Terbaru
Literasi Risiko Menjadi Penting Seiring Pertumbuhan Investor Pasar Modal Indonesia