Minggu, 30 Agustus 2026
Opini  

Antara Harapan dan Tantangan

Muhd Nur Sangadji. Foto: Dok

Oleh  Nur SANGADJI

SEBUAH dialog kecil terjadi di aplikasi WhatsApp  Tuaka untuk Negeri. Grup yang diinisiasi oleh kawan kawan Mahaswara Sulteng itu,  isinya menarik sekali. Pencetus pikiran itu adalah Dr. Yunan Lampasio. Postingannya menginspirasi saya untuk berfikir dan menulis ini. Beliau benar saat menyebut, “harapan dahulu, baru tantangan. Alasannya, harus bicara optimisme dahulu, baru kita bicara apa tantangan.

Saya pikir, ini adalah paradigma kontemporer. Walaupun, sebenarnya sudah lama juga dipraktekkan oleh pendahulu. Sebut saja, ini adalah pendekatan yang pertama.

Nenek moyang kita dari tanah Bugis pernah punya falsafah. “Lettu ko jolo, Nappa jokka. Falsafah itu bermakna, “Tiba dahulu sebelum berangkat”. Nenek moyang kita dari tanah Nusantara lainnya juga punya keagungan nasehat yang relatif sama. Kita para cucu dan cicit inilah yang harus merawatnya.

Pendekatan ini, bisa dianalogikan dengan  istilah “vision”.  Setelah itu baru kita kaji tantangan (challenge) dan hambatan (obstacle). Ini proses untuk mencari masa depan (future search). Lahirlah sejumlah tindakan untuk capai tujuan masa depan itu. Di sini ada tekad. Maka dicurahkanlah semua kapasitas (capacity), kemampuan (ability) dan kemauan (strong willingness) untuknya.

***

Pendekatan kedua, bernama “problem aproach”. Ada juga yang menyebutnya, “Solution base on problem” atau “problem solving”.

Pandangan ini menempatkan masalah sebagai titik tumpuan awal. Berdasarkan masalah tersebut, baharu dicari jalan keluarnya dengan mengukur kemampuan lebih dahulu. Orang sering mengidentikannya dengan pujian tersamar, “realistis”.

Kedua pendekatan ini punya kelebihan dan kelemahannya sendiri sendiri. Aktor individu dan atau kelompok bersangkutanlah yg menentukan, yang mana yang cocok. Kelompok pada pendekatan pertama sering dituduh “bermimpi”. Sedangkan, kelompok kedua yang dipuji realistis itu, sering  dituduh kurang berinisiatif, bahkan dianggap penakut.

Sebenarnya, adalagi yang ketiga. Kelompok ini lebih dahulu menatap ke belakang (back casting). Kemudian, merenung apa yang terlihat hari ini (present situation). Atau rona awal dalam istilah analisis lingkungan hidup. Selanjutnya, menentukan masa depan yang diinginkan (desirable future).

***

Kalau kita berfikir realistis, maka tidak mungkin Indonesia bisa merdeka. Karena, tidak masuk akal. Bambu runcing mustahil mengalahkan bedilnya tentara Belanda dan Jepang. Padahal, mereka para penjajah ini lupa bahwa, senjata sesungguhnya milik bangsa Indonesia saat itu, adalah diri mereka sendiri. Diri bangsa Indonesia itu berpekik “Merdeka atau Mati”. Itulah, cita cita dan tekad.

Atas semua kekayaan pendekatan inilah. Maka, kita perlu terus berdiskusi. Sebab, dia adalah hiburan bagi mereka yang terus berfikir. Apalagi, ini menjelang akhir tahun dalam perhitungan Masehi. Saat yang tepat untuk mengevaluasi langkah masa lalu, dan merancang langkah untuk menggapai masa depan. Semuanya, dimulai dengan berfikir.

Dan, berfikir itu, dasarnya adalah nurani. Setelah itu, kata kata. Kemudian, tindakan. Jadilah kebiasaan. Lantas, membentuk karakter. Dan akhirnya, Allah ikut serta. Namanya, takdir.  Mengapa begitu ? Karena Allahlah yang menyebut, “Ana ‘inda dzonni  abdi bi” (Aku ada dalam prasengka hamba ku). Maka, terwujudlah rencana Itu. ***

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam