Minggu, 30 Agustus 2026

Saatnya Genetik Jadi Basis Budidaya Udang Indonesia

Dr Hasanuddin Atjo (kiri) bersamaRobin Antony Pearl/ Foto: Istimewa

*****

Di minggu malam, 17 April 2022 bertempat di salah satu restoran Seafood kota Makassar, Shrimp Club Indonesia Sulawesi Selatan mendapat kesempatan berdialog dengan Mr. Robin Antony Pearl dan Barry Amru Emirza API, terkait bagaimana upaya bisa keluar dari masalah penyakit yang melanda hampir seluruh pertambakan di dunia.

Mr. Robin adalah salah satu pionir Breeding udang jenis Letapeneaus vanamae bermarkas di Florida, Amerika Serikat bagian Tenggara dan memulai bisnis induk udang sejak 6-7 tahun lalu yang kini sudah mengekspor induknya ke berbagai negara seperti China, India, Equador, dan Indonesia pada dua tahun terakhir.

Robin dalam karirnya berangkat dari seorang petambak di Florida, juga mengalami kendala serangan penyakit seperti di negara lainnya.
Awalnya, faktor lingkungan diduga menjadi biang kerok dari masalah itu. Setelah melaksanakan semua rekomendasi konsultan yang terkait perbaikan lingkungan, hasilnya tetap ada yang terserang penyakit.

Setelah berkunjung ke beberapa negara yang mengalami hal sama, kesimpulan Robin bahwa masalah utama ada di udangnya. Dari sini dibangunlah satu hipotesis bahwa “bagaimana membuat induk udang yang anaknya mampu beradaptasi dengan lingkungan dan penyakit”.

Kin bisnis Robin berkembang dan sudah terintegrasi mulai Breeding Center, Hatchery, Tambak Udang, Industri Prodessing dan Ekspor. Dan pengakuan bersangkutan bahwa tidak pernah berpikir salah satu bisnisnya adalah Breeding vaname yang membuat namanya jadi populer dan terkenal.

Pengorbanan Mr. Robin patut diberi apresiasi, karena mau berbagi dan menerima masukan bagi kemajuan industri perudangan dunia. Beliau sempat berkata bahwa upaya dia masuk ke bisnis genetik belum apa apa dibandingkan dengan genetik ayam, sapi dan lainnya yang telah bisa memproyeksi peningkatan produksi secara terukur.

Dikatakan lebih lanjut bahwa tanpa perbaikan genetik dan variasinya, maka dapat dipastikan akan sulit meningkatkan produksi secara kontinyu dan berkelanjutan. Inilah yang menjadi salah satu kunci bila Indonesia ingin menjadi terbesar.

*****

Secara umum diketahui ada dua galur yang menjadi nenek moyang Vaname di dunia, yaitu galur OI, Oceanic Institute Kona Hawai dan galur Equador. Kedua galur ini yang mendominasi Breeding Center di Amerika Serikat, yaitu Hawai dan Florida dengan galur Equadornya.

Galur OI Kona, telah mendominasi Breeding Center di dunia, karena dimulai dari lebih 15 tahun yang lalu. Sedangkan galur Equador baru dimulai beberapa tahun lalu. Dan kini di Indonesia ada dua galur yang beredar yaitu Kona Hawai dan galur Equador yang dikenal dengan API. American Penaeid.

Kedua galur ini berdasarkan hasil pengamatan maupun informasi sejumlah pelaku usaha tambak memiliki kelebihan dan kelemahan. Kona unggul dalam jumlah telur (fekunditas), memiliki pertumbuhan yang lebih cepat, namun kurang dalam angka kehidupan (Survival).

Selanjutnya API, unggul dalam hal survival, pertumbuhan moderat dan jumlah telur lebih sedikit.

Para breder, galur Kona dan galur Equador pada saat ini mendalami riset untuk memperbaiki masing masing kelemahan untuk hal yang sama bagaimana ketersediaan udang sebagai bahan pangan dunia sebagaimana bahan pangan lainnya.

*****

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam