Minggu, 9 Agustus 2026

Irigasi Air Tanah Sumur Bor di Dungingis Telah Difungsikan

Sumur bor yang dibangun warga secara swadaya sudah mampu mengairi areal persawahan tadah hujan. Foto: Ramlan/PE

PALUEKPRES, TOLITOLI – Pembangunan irigasi air tanah dangkal/dalam yang dikerjakan kelompok tani secara swakelolah di Desa Dungingis, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai difungsikan, setelah terkendala pada penggunaan pompa celup yang hanya 1,5 pashe.

Irigasi air tanah dangkal/dalam (sumur bor) yang dimanfaatkan petani untuk mengairi lahan sawah seluas 10 hektare di desa itu, sekitar 20 tahun lamanya tak dikelola petani, dikarenakan kebutuhan air yang tidak mencukupi.

” Kita petani telah bersukur ada bantuan sumur bor untuk lahan sawah yang sudah lama menjadi lahan tidur di sini pak,” kata Ketua Kelompok Tani Mawar, Abdul Latif kepada media ini di rumahnya, Senin (11/7/2022).

Menurutnya, setelah dilakukan penggantian alat penyedot air pompa celup ukuran tiga pashe, air yang mengalir ke lahan sawah petani dari sumur bor yang dibangun akhir tahun 2021 itu akhirnya menjadi maksimal.

” Pompa celup yang batarik air dari dalam sumur kita ganti, kalau yang dipake lalu hanya sementara, sekarang sudah kita ganti dengan ukuran besar tiga pashe,” tuturnya.

Diakuinya, sebelumya sumur bor untuk kelompok tani yang dikerjakan secara swakelolah itu belum dapat mengalir maksimal disebabkan salah satu kelengkapan irigasi tersebut tak dapat dicabut kembali, padahal pihaknya telah belanja mahal.

” Pompa celup ukuran tiga pashe yang kita belanja yang tertinggal di dalam lubang sumur pada saat tukang bor waktu itu melakukan pengujian air pasca pengeboran,” kata ketua kelompok mawar itu.

Pompa celup yang tertinggal di dalam lubang akibat kelalaian tukang bor, kata Abdul Latif juga menjadi tanggung jawab pihak pengebor. Pengebor berjanji mau melakukan penggantian, meski pihak kelompok tani menunggu waktu yang lama.

” Jadi pompa celup yang bikin lama pak, sehingga waktu itu pipa lima inci untuk ke saluran air belum kita pasang,” ceritanya.

Ia berkeyakinan, keterlambatan difungsikannya sumur bor tersebut tidak sepenuhnya menjadi kesalahan ditimpakan kepada dirinya, melainkan pihak tukang bor yang kurang ber hati-hati melakukan pengujian air pasca penggalian.

Keberadaan sumur di wilayah itu menurutnya telah dirasakan para kelompok tani. Petani sekitar merasa bersyukur dengan adanya pemberian bantuan irigasi air tanah dangkal/dalam yang diterimanya kelompok masyarakat, meskipun pekerjaan yang dibebankan kepada kelompok tani tersebut mengalami kesulitan dalam aitem kegiatan penggalian sumur.

” Kita panggil sudah dua orang untuk bagale sumur, tapi nanti yang orang ketiga baru berhasil karena mereka pake mesin besar yang biasa disebut mesin raksasa,” bebernya.

Jika bantuan sumur bor yang diberikan pemerintah kepada kelompok tani ini, tekannya, tidak memiliki asas manfaat maka belum juga bisa dibenarkan. Disebabkan luasan areal sawah di sekitar sumur bor yang dibangun lumayan luas dan sudah puluhan tahun lamanya tidak dikelola, hanya dijadikan lahan kebun sayuran

” Sawah milik saya paling luas pak, jadi rugi rasanya kalau sumur bor itu tidak punya asas manfaat,” katanya. (LAN/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital