Selasa, 29 September 2026
Daerah  

Pelajar Tanam Mangrove  di Parimo

Kepala Bidang Penaatan dan Penataan Lingkungan Hidup, DLH Parimo, Muhamad Idrus. Foto - Aswadin/PE

Pelajar tanam Mangrove  di Parimo. Mereka terlibat dalam kegiatan peringatan Hari Ikan Nasional ke IX di Kabupaten Parigi Moutong ini. Para pelajar akan menanam bibit mangrove atau bakau di 22 Kecamatan pesisir.

“Kami melibat pelajar, mulai dari SD, SMP, SMA, dan guru untuk menanam Mangrove di Parimo,” kata Kepala Bidang Penaatan dan Penataan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Parimo, Muhamad Idrus di Parigi, Jumat (18/11/2022).

Baca juga : ketua-dprd-dukung-sikap-tegas-bupati-kepada-perusak-mangrove

Selain pelajar, sejumlah organisasi pemuda di Parimo juga turut andil dalam penanaman bibit mangrove. Yakni karang taruna, pramuka, pecinta alam dan lembaga lainnya.

Dia menjelaskan, mengingat data kerusakan Mangrove di Parigi Moutong sudah sangat besar. Terhitung sejak tahun 2010 hingga saat ini kerusakan mencapai 70 persen lebih. Itu menjadi alasan penanaman bibit Bakau ini.

Pemicu kerusakan kata dia, karena banyaknya alih fungsi lahan mangrove, terutama pada pembuatan tambak udang dan lain sebagainya.

“Jadi kita kembalikan fungsi mangrove, khususnya di Parimo. Apalagi fungsi mangrove bisa mencegah-abrasi pantai,” ujarnya.

Baca juga : wali-kota-palu-kaji-rencana-bantuan-prancis-mencuat-saran-untuk-halau-tsunami

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak pelajar mencintai lingkungan. 

Selain itu, sebagai pembelajaran di luar sekolah untuk mengenal dan mengajarkan kepekaan serta pentingnya menjaga lingkungan. Khususnya kawasan Mangrove .

“Yang terpenting di momen hari ikan ini, mangrove adalah tempat ikan bertelur dan mencari makanannya. Sehingga, sinkronisasi Harkanas dan penanaman mangrove, itu sangat luar biasa.” ujarnya.

Penanaman bibit mangrove ini, merupakan rangkaian kegiatan memperingati Harkanas ke IX dimulai pada 19-21 November 2022. Kegiatan berpusat di pantai Mosing Desa Sinei Kecamatan Tinombo Selatan.(asw/PaluEkspres)

302 Found

302

Found

The document has been temporarily moved.