Sabtu, 8 Agustus 2026

Ini 3 Tips Agar Perusahaan Bertahan di Tahun 2023

Ini 3 Tips Agar Perusahaan Bertahan di Tahun 2023
Ini 3 Tips Agar Perusahaan Bertahan di Tahun 2023. Ramah lingkungan dan berkelanjutan adalah isu utama dari keberlangsungan perusahaan/ foto: noahbuscher/unsplash

Ini 3 Tips Agar Perusahaan Bertahan di Tahun 2023. Mengenal pelanggan adalah salah satu aturan pertama untuk menjalankan bisnis yang sukses. Pelanggan saat ini sangat peduli dengan lingkungan dan produk yang keberlanjutan.

Tak hanya itu, menurut studi SurveyMonkey, satu dari tiga konsumen lebih suka berbelanja dengan mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan planet ini. Bahkan jika itu berarti harus membayar lebih mahal seperti dilansir Inc.

Sementara itu, penelitian Pusat Bisnis Berkelanjutan Universitas New York menemukan bahwa penjualan produk yang dipasarkan sebagai suistainable atau berkelanjutan ini juga tumbuh 2,7 x lebih cepat daripada perusahaan yang tidak.

Meskipun untuk membuat perusahaan Anda lebih ramah lingkungan memerlukan investasi di awal, namun dipastikan dapat memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Anda tidak perlu mengubah seluruh rencana bisnis Anda.

Berikut ini ada 3 tips keberlanjutan untuk setiap pemilik bisnis di tahun 2023.

  1. Pikirkan kembali kemasan Anda

Ericka Rodriguez mendirikan merek lipstik vegannya, Axiology, pada tahun 2014 di New York City. Meskipun lipstiknya awalnya dikemas dalam aluminium yang dapat didaur ulang, Rodriguez mengetahui bahwa komponen plastiknya sering kali tidak dapat didaur ulang. Jadi dia dan timnya yang terdiri dari empat karyawan mulai menguji cara membuat kemasan mereka lebih ramah lingkungan. Mereka memilih kertas yang dapat dikomposkan, kertas makanan yang bebas dari lilin dan lem yang bersumber dari hewani yang membungkus lipstik seperti kertas di atas krayon.

Untuk investasi ini butuh satu setengah tahun dan ribuan dolar untuk beralih. Namun biaya produksi akhir sekarang lebih rendah daripada kemasan aluminium, memungkinkan Rodriguez menurunkan harga eceran lipstik andalannya dari $28 menjadi $24. Kemasan baru juga membantu membedakan mereknya dari pesaing.

  1. Pertimbangkan sumber yang bertanggung jawab

Nadya Okamoto dan Nick Jain mendirikan perusahaan produk kesehatan wanita yaitu pembalut merek August pada 2021.

Bahan utama untuk produk mereka adalah kapas. Tanaman nonpangan yang paling menguntungkan di dunia. Tetapi bertani dengan pestisida, pupuk, dan bahan kimia lainnya dapat mencemari saluran air dan tanah. Menciptakan malapetaka pada ekosistem.

Jadi, para pendiri August berkomitmen sejak awal hanya menggunakan kapas organik yang dibudidayakan secara berkelanjutan. mereka melawan bahan viscose alternatif industri yang populer, yaitu sejenis rayon yang kurang berkelanjutan dan menjadi sasaran berbagai masalah kesehatan.

Itu berarti tanaman kapas yang mereka gunakan untuk produk mereka menghasilkan lebih sedikit emisi gas rumah kaca dan tidak mencemari ekosistem sekitar.

Harga rata-rata tampon atau pembalut biasa isi 28 bungkus antara $10 dan $11. sedangkan tampon August isi 24 bungkus dihargai antara $14 dan $15. Bagi Okamoto, perbedaan harga itu sepadan bagi pelanggan dan bisnisnya.

  1. Waspadalah terhadap greenwashing

Bukan rahasia lagi bahwa perusahaan melebih-lebihkan betapa ramah lingkungan produk mereka.

“Bagi saya, greenwashing adalah mengklaim secara berlebihan atau berbohong tentang apa yang Anda lakukan,” kata Tensie Whelan, direktur Pusat Bisnis Berkelanjutan di Universitas New York.

Menurut dia, beberapa perusahaan yang mengklaim itu di antaranya karena kurangnya kompetensi.

“Ini adalah bidang yang benar benar baru. Kita semua belajar sepanjang waktu,” kata Tensie dilansir Inc.

Sementara klaim yang menyesatkan tentang produk yang ramah lingkungan menjadi hal yang biasa, perusahaan yang melebih-lebihkan detail tentang ramah lingkungan ini berisiko merusak reputasi secara signifikan.

Greenwashing telah menjadi pusat kontroversi selama lima tahun terakhir.

Beberapa perusahaan seperti Tide, Coca-Cola, dan Banana Boat yang ditulis Inc, telah menghadapi pertanyaan dan bahkan tuntutan hukum yang menantang berbagai klaim terkait keberlanjutan. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital