Kamis, 20 Agustus 2026

Balai Bahasa Sulteng Gelar Diseminasi Perlindungan Bahasa dan Sastra

Balai Bahasa Sulteng Gelar Diseminasi Perlindungan Bahasa dan Sastra
Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Diseminasi Program Perlindungan Bahasa dan Sastra di Sulawesi Tengah, Senin (8/5/2023), di Hotel Best Western Coco Palu. Foto: Abidin

Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Diseminasi Program Perlindungan Bahasa dan Sastra di Sulawesi Tengah, Senin (8/5/2023), di Hotel Best Western Coco Palu.

Kegiatan untuk Revitalisasi Bahasa Daerah dalam rangka penguatan Program Merdeka Belajar episode 17, dihadiri Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tengah, Sakinah Aljufri dan Staf Ahli Anggota DPR RI, Setiawan, SE, MM.  

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulteng, Dr. Asrif, M. Hum saat membuka kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, kepala sekolah, pengawas, guru, akademisi dan perwakilan UPT Kemendikbud tersebut, mengatakan, tak ada satupun bahasa daerah di Sulteng yang berstatus aman saat ini.

“Jadi tidak ada satupun bahasa daerah kita yang baik-baik saja. Seluruh bahasa daerah kita sedang sakit, bahkan agak parah (kondisi penyakitnya),” kata Dr. Asrif sembari memandang kepada Anggota Komisi X DPR RI Hj. Sakinah Aljufri yang hadir pada kegiatan tersebut.

Bahasa Kaili kata Asrif, salah satu bahasa daerah di Sulteng yang mengalami kondisi sakit yang cukup parah. Banyak etnis Kaili yang sudah tak mengetahui lagi bahasa Kaili dan sudah tak mampu lagi menuturkannya.

Penyebab degradasi bahasa Kaili tersebut adalah putra putri Kaili itu sendiri. “Suami istri orang Kaili, anaknya tidak tahu bahasa Kaili. Balajar bahasa Kaili seperti dosa. Siapa lakukan itu, adalah kita sendiri,” katanya.

Bahasa daerah lainnya di Sulteng yang serupa kondisinya dengan bahasa Kaili adalah bahasa Pamona, Bahasa Banggai, dan Bahasa Saluan. Sementara penutur ke empat bahasa daerah ini cukup luas. Penutur bahasa Kaili terdapat di wilayah Donggala, Sigi, Kota Palu, hingga Parigi Moutong. Penutur bahasa Pamono terdapat di wilayah tengah Provinsi Sulteng, di antaranya Kabupaten Poso. Sedangkan penutur bahasa Banggai terdapat di Kabupaten Banggai Laut dan Banggai Kepulauan. Dan, penutur bahasa Saluan terdapat di wilayah  Kabupaten Banggai.   

“Pertemuan kita pada saat ini bukan hanya untuk Bahasa Kaili. Wilayah Sulteng itu sangat luas. Kita akan membahas bagaimana itu bahasa Pamona, bahasa Saluan, dan bahasa Banggai,” ujarnya.

Mengapa pada 2023 ini, Balai Bahasa Provinsi Sulteng hanya memprogramkan pada empat bahasa daerah tersebut? Pertama, empat bahasa itu penuturnya cukup besar di Sulteng. Kedua, jumlah sumber daya manusia yang ada di Balai Bahasa Sulteng sangat terbatas, tak bisa menjangkau seluruh wilayah Sulteng yang begitu luas.  

Makanya, Asrif meminta kepada Hj Sakinah Aljufri sebagai wakil Sulteng di Komisi X DPR RI untuk memperjuangkan penambahan SDM di Balai Bahasa Sulteng.

“Kita meminta kepada ibu ustadzah, tahun depan kalau bisa 10 bahasa yang jadi perhatian pemerintah. Tanpa dukungan dari Komisi IX di mana di dalamnya terdapat wakil dari Sulteng, maka mustahil bahasa daerah kita yang sudah berada pada taraf kondisi sakit bisa diobati,” pintanya.

Ia juga meminta dukungan pemerintah daerah. Tanpa komitmen dari pemerintah daerah, mustahil program kementerian akan berjalan.

“Program Kementerian tidak akan berjalan jika pemerintah daerah tidak peduli dengan bahasa daerah,” ujarnya. (bid/paluekspres)

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern