Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

IRT di Bahodopi Morowali Bisa Bayar SPP Sekolah Anaknya Hasil Menabung di Bank Sampah

Sumiati (50) warga Desa Labota terdaftar sebagai nasabah di Bank Sampah Sidaya binaan PT IMIP sejak Januari 2024. Foto: Humas PT IMIP

Morowali, PaluEkspres.com –  Sejumlah ibu rumah tangga (IRT) di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), bisa memenuhi biaya kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya SPP sekolah anaknya dari menukar sampah plastik.

Caranya, emak-emak tersebut terdaftar sebagai nasabah di Bank Sampah Sidaya dengan menabung sampah plastik agar bisa bernilai ekonomis.

Salah seorang emak-emak yang terdaftar sebagai nasabah bank sampah di antaranya, Sumiati (50). Warga Desa Labota ini terdaftar sebagai nasabah di Bank Sampah Sidaya sejak Januari 2024. Ia menyebutkan bahwa hasil dari tabung sampah di Bank Sampah Sidaya yang dikelola oleh KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Ara Sinergi Berdaya binaan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), dapat terkumpul untuk membayar biaya SPP sekolah anaknya dan kebutuhan sehari – hari.

“Sejak 5 bulan terakhir saat menjadi nasabah di Bank Sampah Sidaya, saya berhasil mengumpulkan 1 ton sampah plastik. Dengan nilai tabungan saat ini sudah mencapai Rp1.567.000.  Jumlah ini sudah menutupi biaya SPP anak saya untuk beberapa bulan ke depan serta memenuhi kebutuhan sehari – hari,” kata Sumiati, Selasa pagi (9/7/2024).

Menurutnya, hasil dari memungut sampah plastik sangatlah kecil. “Kalau sampah botol plastik bening bersih itu cuma Rp2.000 per kilogram, dan kalau botol plastik bening kotor Rp1.200 per kilogram,” ujarnya.

Adapun daftar tukar sampah yang diterima oleh Bank Sampah Sidaya, antara lain botol kaca (warna hijau dan bening merk OT), tutup galon, botol oli,  botol plastik bening bersih tanpa tutup dan label), botol plastik bening kotor (dengan tutup dan label), 3 botol plastik warna bersih tanpa tutup dan label) dan botol plastik warna kotor (dengan tutup dan label), serta masih banyak lagi hingga tercatat ada sebanyak 22 item.

Perlu diketahui juga bahwa pada 6 bulan terakhir, sampah plastik yang ditabung atas kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sudah mencapai 5 ton dan perputaran uang pada manegemen Bank Sampah Sidaya sebesar Rp8 Juta.

Sementara itu, mewakili manajemen PT IMIP, Koordinator Community Development (Comdev)/CSR Departemen External PT IMIP, Raden Tommy mengatakan bahwa program edukasi soal sampah serta munculnya kepedulian sekelompok ibu-ibu di Desa Labota, jadi acuan lahirnya Bank Sampah Sidaya. Sehingga, PT IMIP mengambil peran untuk penguatan kelembagaan Bank Sampah dengan mendukung operasional, tenaga ahli, serta mengajarkan manajemen pengelolaan bank sampahnya.

“Untuk di Bank Sampah Sidaya kami masih tahap pemilahan, namun untuk di Bank Sampah Bahomakmur kita sudah memiliki insinerator dengan menggunakan teknologi plasma dapat membakar sampah tanpa menghasilkan gas beracun dan aman,” katanya Raden Tommy.

Selain itu juga untuk mengurangi banyaknya sampah yang berserakan di pemukiman warga, akan direncakan pembuatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di 12 desa yang ada di Kecamatan Bahodopi. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital