Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Hadirkan Lomba Inovasi TTG di Brida Innovation Week 2024, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Kepala Brida Provinsi Sulteng, Faridah Lamarauna memimpin rapat persiapan BIW 2024 digelar di ruang Aula Brida, Kamis (5/09/2024). Foto: Humas Pemprov

Palu, PaluEkspres.com – Semarak Brida Innovation Week (BIW) 2024 kini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulteng. Tidak hanya dalam bentuk seremonial semata, nantinya kegiatan ini akan banyak diisi dengan berbagai macam rangkaian acara, salah satunya yaitu lomba inovasi teknologi tepat guna (TTG).

Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Brida Provinsi Sulawesi Tengah, Faridah Lamarauna, saat memimpin pertemuan dalam agenda persiapan Brida Innovation Week 2024, Kamis (5/09/2024).

Pada kesempatan tersebut, Faridah Lamarauna, mengungkapkan bahwa mulai pertanggal 5 september ini, Brida Sulawesi Tengah telah membuka pendaftaran untuk lomba tersebut hingga pada 30 september.

Tujuan diadakannya lomba inovasi TTG ini yaitu untuk mnedorong budaya kreativitas dan inovasi dimasyarakat, memasyarakatkan pemanfaatan hasil TTG untuk peningkatan produktivitas dan perekonomian masyarakat, meningkatkan manfaat TTG menuju keunggulan kompetitif daerah, dan memasyarakatkan teknologi dan metode untuk menumbuhkan budaya enterpeneur.

Persyaratan umum dari lomba inovasi TTG ini yakni, peserta merupakan komunitas kemahasiswaan yang dibentuk oleh perguruan tinggi dan unit kerjanya. Nantinya para peserta dapat menyerahkan proposal dan produk TTG sesuai jadwal dan format yang ditentukan melalui sekretariat panitia lomba.

Persyaratan umum lain yang harus dipenuhi yaitu setiap komunitas hanya dapat mengusulkan 1 (satu) produk TTG untuk dilombakan. Produk TTG yang dilombakan tersebut, dapat diimplementasikan untuk menunjang aktivitas masyarakat pada sub sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, kesehatan, lingkungan hidup, dan kehutanan.

Persyaratan khusus dalam lomba ini berupa produk TTG seperti perangkat teknologi dan perangkat lunak (system otomasi). Adapun biaya produksi produk TTG yang dilombakan sebesar maksimal 5 (lima) juta untuk prototype, dan maksimal 20 (dua puluh) juta untuk implementasinya.

Peserta yang ikut berpatisipasi dalam lomba tersebut merupakan anggota komunitas kemahasiswaan yang merupakan mahasiswa aktif terhitung saat pendaftaran, dengan jumlah peserta minimal berjumlah 3 (tiga) dan maksimal 5 (lima) orang.

Peserta lomba juga harus memenuhi persyaratan proposal, yang mana proposal tersebut terdiri atas isi proposal dan lampiran. Isi dari proposal itu sendiri terdapat maksimal 5 (lima) halaman, yang memuat; latar belakang, permasalahan, solusi yang ditawarkan, alur kerja TTG, hasil yang diharapkan, hingga pada dampak yang diberikan.

Tidak hanya itu, lampiran dari isi proposal yang diajukan terdiri atas; surat tugas dari pembina unit kemahasiswaan untuk mengikuti lomba TTG, SK otentifikasi produk TTG dari pembina unit kemahasiswaan, daftar rincian bahan dan harga dari prototype produk TTG yang ditanda tangani oleh pembina, daftar rincian bahan dan harga dari implementasi produk TTG yang ditanda tangani oleh pembina dan foto produk TTG yang diusulkan.

Aspek penilaian dari lomba inovasi TTG ini meliputi penilaian aspek administrasi, penilaian aspek teknologi, penilaian aspek ekonomi, penilaian aspek manfaat serta penilaian aspek dampak. Nantinya pemenang lomba kategori 1,2 dan 3 akan mendapatkan hadiah serta penghargaan berupa produk inovasinya akan menjadi bahan materi bimtek penerapan TTG pada kegiatan Brida Tepat Guna tahun 2025. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital