Sabtu, 8 Agustus 2026
Berita  

Anwar Hafid: Kepemimpinan Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Bukan Berlindung di Balik Pejabat Besar

PALUEKSPRES.COM, PARIGI MOUTONG – Anwar Hafid, calon Gubernur Sulawesi Tengah 2024, menegaskan bahwa seorang pemimpin harus memiliki rasa percaya diri dan tidak mengandalkan pejabat besar untuk menjalankan tugasnya. “Bagaimana mau mimpin daerah kalau tidak percaya diri, apalagi jika selalu bersandar pada pejabat besar,” tegasnya di hadapan lebih dari 8.000 warga Tomoli, Kecamatan Toribu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) pada Jumat malam (13/9/2024).

Dalam orasinya, Anwar Hafid memaparkan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Sulawesi Tengah. Ia berkomitmen untuk menganggarkan program “Sulteng Nambaso” atau “Anak Miskin Bisa Sekolah” jika terpilih menjadi gubernur. “Kami akan menganggarkan Rp 4 juta per anak untuk biaya sekolah,” ujarnya, yang disambut dengan sorakan dukungan dari masyarakat. “Mana bapak dan ibu suka, bantuan biaya sekolah Rp 4 juta per anak atau sembako sekali terima lima tahun kita menderita,” tambahnya, mengkritik pendekatan bantuan sembako yang dianggapnya kurang efektif.

Anwar juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan kesehatan. Ia mengusulkan agar pelayanan kesehatan cukup menggunakan KTP tanpa perlu BPJS, di mana Pemerintah Provinsi Sulteng akan menanggung biaya pengobatan masyarakat kurang mampu. “Pelayanan kesehatan cukup dengan KTP, jadi tidak perlu lagi BPJS,” jelas Anwar, yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah.

Di akhir pidatonya, Anwar mengajak masyarakat untuk menolak politik uang yang tidak membawa manfaat bagi kemajuan daerah. “Kami, pasangan Anwar-Reny, tidak punya uang untuk membeli suara. Jika Anda memilih karena program kami, Insya Allah kami jadi gubernur dan wakil gubernur,” tegas mantan Bupati Morowali dua periode tersebut.

Wakilnya, Reny A. Lamadjido, menambahkan bahwa untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan berbasis KTP, pihaknya akan membangun Rumah Sakit Bertaraf Internasional. “Sehingga masyarakat Sulteng tidak perlu dirujuk ke luar daerah untuk berobat,” tutup mantan Direktur RSUD Undata tersebut. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital