Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

CSR IMIP Tuntaskan Pembangunan Desa Wisata Mangrove Padabaho

CSR IMIP Tuntaskan Pembangunan Desa Wisata Mangrove Padabaho
Program CSR IMIP Pembangunan Sarana Wisata Desa Padabaho telah mencapai puncak ditandai peresmian dan serah terima pengelolaan Desa Wisata Mangrove Padabaho, Sabtu (31/01/2026), antara perwakilan CSR IMIP dan Pemerintah Desa Padabaho. Foto: Media Relations PT IMIP

Morowali, PaluEkspres.com – Langkah pengembangan pariwisata berbasis lingkungan dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir di Desa Wisata Mangrove Padabaho, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, resmi dimulai.

Penataan destinasi yang menjadi salah satu program tanggung jawab sosial (CSR) PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan tenant-tenant dalam kawasan tersebut, diharapkan dapat turut menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami abrasi dan kerusakan pantai. Kawasan ini dikembangkan sebagai ruang rekreasi serta edukasi lingkungan, dengan memanfaatkan potensi mangrove yang selama ini menjadi habitat beragam flora dan fauna pesisir.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Morowali, Armin Mohammad Ali, mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya IMIP dan tenant. Menurutnya, pengembangan desa wisata ini sejalan dengan upaya Pemerintah Daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, khususnya dari sektor pariwisata. “Dana CSR ini menjadi salah satu ide penguatan ekonomi desa. Kehadiran Desa Wisata Mangrove Padabaho dapat mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah, serta membuka ruang partisipasi masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),” ujar Armin, dalam seremoni peresmian, Sabtu (31/01/2026).

Ia menekankan pentingnya promosi berkelanjutan agar destinasi ini semakin dikenal, termasuk melalui pemanfaatan media dan konten digital pariwisata. Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi Kecamatan Bahodopi, Dahran Manan, juga menyambut hangat dibukanya desa wisata ini. Ia menilai area wisata mangrove ini berpotensi menjadi ruang rehat yang sehat bagi masyarakat dan pekerja di Bahodopi. Dahran mengingatkan perlunya pengawasan dan sinergi semua pihak dalam mengembangkan spot agar tidak berdampak negatif bagi warga.

“Desa Wisata Mangrove Padabaho bisa menjadi tempat rekreasi yang baik, tapi harus diikuti dengan penataan dan promosi berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” sambung Dahran. Dalam peresmian itu sekaligus dilakukan serah terima pengelolaan Desa Wisata Mangrove Padabaho antara perwakilan CSR PT IMIP dan Pemerintah Desa Padabaho.

Pelaksana Tugas Harian Kepala Desa sekaligus Sekretaris Desa Padabaho, Ambotuo Lanaco, menyampaikan terima kasih atas dukungan CSR IMIP. Dia mengungkapkan, kondisi area mangrove di Padabaho kini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Keberadaan desa wisata tersebut, sekaligus memberi ruang baru bagi warga untuk beraktivitas dan mengisi waktu luang menikmati suasana alam.

“Sebelum pengembangan wisata ini, masyarakat tidak memiliki ruang rekreasi. Sekarang, bahkan sebelum diresmikan, pengunjung sudah berdatangan untuk menikmati suasana dan udara sejuk di sini,” ujar Ambotuo. Pemerintah Desa Padabaho pun telah membentuk Pokdarwis pada 2025 untuk membuka partisipasi langsung generasi muda dalam mengelola dan menjadikannya sebagai warisan jangka panjang.

Di tempat yang sama, Supervisor CSR Department PT IMIP, Irfan Ardiansyah, menjelaskan, pembangunan desa wisata dilakukan secara bertahap sejak tahun 2023 melalui Program CSR Pembangunan Sarana Wisata Desa Padabaho. “Pengembangan ini bukan proses singkat. Ini berangkat dari gagasan masyarakat Desa Padabaho sendiri yang melihat kebutuhan ruang wisata seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas pekerja di Bahodopi,” tutur Irfan.

Upaya pengembangan disertai langkah penataan lingkungan melalui penanaman dan restorasi mangrove. “Kami tidak melihat hari ini sebagai perpisahan, melainkan titik awal. Sinergi membangun desa bukan sekadar jargon, tetapi komitmen bersama agar desa wisata ini terus berkembang dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Pengembangan infrastruktur wisata mangrove Padabaho meliputi pembangunan ruang pertemuan berkapasitas 100–150 orang, gazebo, serta jalur pejalan kaki yang cerah berwarna-warni. Pembiayaan dilakukan secara bertahap melalui dana swakelola yang dialokasikan IMIP bagi desa-desa di Kecamatan Bahodopi. Dengan dibukanya Desa Wisata Mangrove Padabaho, diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi unggulan di Morowali dan Sulawesi Tengah. Sekaligus menjadi contoh pengembangan pariwisata yang mengedepankan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan pelestarian lingkungan. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital