Minggu, 9 Agustus 2026

Bukan Berarti Anak Kembar Harus Diberi Barang Kembar, Jangan Salah!

PALU EKSPRES, JOGJA – Meskipun wujudnya sama, kepribadian anak kembar jelas berbeda. Jadi sudah mutlak, kalau mengasuh anak kembar, antar satu dan lainnya harus memperlakukannya sesuai dengan karakter masing-masing.

Pakar psikologi perkembangan Universitas Airlangga Primatia Yogi Wulandari mengatakan beberapa hasil penelitian psikologi mengetahui anak kembar menjelaskan satu masalah umum yang kerap dihadapi anak kembar adalah kesulitan dalam memunculkan identitas mereka.

’’Orang tuanya harus paham dulu kalau anak kembar mereka adalah individu yang berbeda,’’ jelas psikolog yang akrab disapa Mima tersebut.

Wujud perbedaan tersebut bisa berupa perilaku, kepribadian, minat, hingga keinginan. Artinya, tidak masalah bila salah seorang anak memiliki keinginan ataupun minat yang berbeda dengan saudara kembarnya.

Malah akan sangat baik, bila anak kembar tidak dibiasakan menggunakan wardrobe yang sama. ’’Memang secara visual sangat lucu melihat anak kecil kembar pakai baju atau aksesoris yang juga kembar. Namun sebaiknya malah jangan begitu,’’ imbuh Mima yang menempuh magister psikologi perkembangan di Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Tidak memberikan barang yang serba kembar bisa membantu anak kembar belajar mengembangkan identitas masing-masing. Dengan kata lain, anak dapat diberi kebebasan untuk memilih sesuatu sesuai dengan keinginannya sendiri.

Bukan karena keinginan orangtua ataupun menyamakan dengan keinginan saudara kembarnya. Bila orangtua sering memberikan barang yang sama, hanya akan menghambat anak kembar dalam mengembangkan keunikan mereka masing-masing. ’’Namun disisi lain, ada anak kembar yang juga minta diberikan barang kembar,’’ tambahnya.

Bila membeli barang kembar adalah keinginan anak kembar itu sendiri, lanjut Mima, maka sebaiknya orang tua yang berinisiatif untuk tidak membelikan barang kembar. Namun bila si anak menyadari dan tetap ingin yang kembar, sebenarnya orang tua bisa menyiasatinya.

Misalnya dengan membelikan barang yang modelnya tidak kembar, hanya warnanya saja. Namun orang tua tetap harus sambil memberikan pemahaman bahwa baju kembar tidak mereka butuhkan.

(Fajar/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital