Sabtu, 8 Agustus 2026

Kenapa Masyarakat Pilih Mendewakan Medsos?

Selain itu, ada pula persoalan idealisme media. Pertentangan terkait masalah idealisme tidak terhindarkan. Idealisme yang dimiliki bawahan misalnya, sering tidak berdaya ketika berhadapan dengan pemilik modal.

“Siapa yang ditakuti di industri media, ya sudah pasti pemilik modal,” ujarnya.

Heri juga melihat mahalnya biaya politik di media mainstream juga menyebabkan orang beralih ke media sosial.
Dia mencontohkan, biaya iklan di media mainstream yang tidak murah, tentu membuat orang berpikir untuk menggunakannya misalnya untuk promosi politik.

“Cost politik yang tinggi seperti membayar iklan di media mainstream yang mahal, membuat orang akhirnya lari ke media sosial,” papar direktur eksekutif lembaga Polcomm Institute itu.

Di sisi lain, Heri berpandangan kehadiran buzzer membuat rusak media sosial. Menurut dia, media sosial seharusnya bisa dipakai untuk edukasi politik ketika media mainstream tidak bisa melakukannya.

Namun, kehadiran buzzer justru membuat persoalan baru. Heri menambahkan, perlu dipikirkan regulasi media sosial tidak disalahgunakan.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, peran media di dalam demokrasi tidak bisa dipisahkan. Suara di mana pun, baik itu eksekutif, legislatif, yudikatif dan lainnya tidak akan sampai ke masyarakat tanpa ada media.

“Tidak ada demokrasi tanpa kebebasan pers,” tegasnya di kesempatan itu.

Fadli mengatakan, perubahan penggunaan media dari konvensional ke digital turut merubah perilaku sosial dan politik masyarakat.

“Peran media akan mengubah perilaku politik masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, masyarakat kini sudah bisa memilih banyak media untuk dikonsumsi. Banyak dari masyarakat yang sudah tidak lagi menonton televisi dan beralih ke YouTube.

“Sudah bisa memilih apa yang mau ditonton, bukan (apa saja) yang disajikan,” ujarnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital