Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Lelang LPSE Capai 2.343 Proyek

Demikian juga inovasi-inovasi dibidang pengadaan barang dan jasa serta aplikasi yang terus dikembangkan yang berhubungan dengan kemajuan LPSE di Indonesia, termasuk di Sulteng.

Namun kata Rusdy, masih terdapat kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, meskipun peraturan sudah mengharuskan pelelangan berbasis elektronik. Kelemahan-kelemahan ini lebih didominasi oleh faktor manusia yang mengelolanya.
Maka untuk memaksimalkan peran LPSE khususnya dalam layanan bagi pengguna (user), LKPP RI membuat panduan prosedur operasional standar (SOP) yang bertujuan menjamin kualitas layanan pengadaan secara elektronik dengan 17 standar layanan yang harus dicapai oleh LPSE masing-masing di seluruh Indonesia.

“Itu untuk mewujudkan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang kredible,”sebutnya

Kementerian Dalam Negeri menurutnya juga menerbitkan surat edaran nomor 356/1325/sj tentang pemantauan dan verifikasi pelaporan capaian aksi pencegahan dan pemeberantasan korupsi pemerintah daerah (Aksi PPK Pemda) tahun 2016 dan 2017.

Dimana aspek penilaian terhadap keberhasilan transparansi dan akuntabilitas dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa adalah lpse harus memenuhi minimal 6 standar layanan.

Kepada LPSE Sulteng dan kabupaten/kota, Gubernur kata Rusdy menaruh harapan agar bekerja keras memperbaharui atau menambah capaian 17 standar layanan sehingga kredibilitas dan integritas LPSE dapat diakui keberadaannya secara  nasional.

(Humas)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital