Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Begini Jadinya, Ketika Hukum Adat Merespons Keriuhan Media Sosial dalam Kasus Ketua PMII

PALU EKSPRES, PALU – Di tengah keriuhan sosial media, lembaga adat ternyata cukup mampu  memerlihatkan eksistensinya. Lembaga yang di dalamnya, diisi orang-orang sepuh dengan kearifan di atas rata-rata, tidak terlihat gagap merespons dinamika, di mana pemicunya adalah presure media sosial yang masif.

Kuatnya tekanan di media sosial yang diikuti aksi massa, memberi kontribusi signifikan hingga akhirnya kasus ini harus bermuara di tangan para tokoh adat Kamalisi.

Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma’ruf, akhirnya menjalani proses hukum adat sebagai konsekwensi atas pernyataannya yang menyulut komentar banyak pihak.
Di tangan para tokoh-tokoh arif itulah, nasib Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma’ruf yang keliru memilih kata, dengan menyebut Tanah Tadulako sebagai episentrum radikalisme, bisa diselesaikan dengan elegan, demokratis dan bersahaja.

Mengenakan lengan pendek dan celana krem dipadu kopiah hitam, Aminudin Ma’ruf  tiba di rumah adat Bantaya-Kelurahan Balaroa, pukul 09.30. Ia ditemani seniornya di PMII Sulteng, Sahran Raden yang saat ini menjabat Ketua KPU Sulteng. Turun dari mobil, ia menuju ke salah satu tokoh adat meraih tangan dan menciumnya, bercakap  sebentar kemudian masuk menuju bagian dalam bangunan berdinding papan.

Tidak ada kursi atau meja di dalam ruangan berukuran sekira 6 x 10 meter itu. Di beberapa sudut  teronggok properti untuk prosesi adat. Di tengah ruangan tergantung lunglai janur  yang mengering. Beberapa orang berbisik, mencari kejelasan makna simbol yang terkandung disejumlah properti bernuansa antik itu.

Tidak ada deskripsi yang bisa mengonfirmasi fungsi dari barang-barang ini. Libu Nu Ada (pertemuan adat) yang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 molor hingga 10.00 karena pihak tosala (tersalah/terlapor) keliru membawa piring sebagai salah satu givu (denda) yang harus dibayarkan bersama tiga ekor kambing.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital