Minggu, 30 Agustus 2026
Daerah  

Begini Jadinya, Ketika Hukum Adat Merespons Keriuhan Media Sosial dalam Kasus Ketua PMII

Usai membacakan denda yang harus dibayar,  Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma’ruf diberi kesempatan berbicara. Dikelilingi para tokoh adat, vokal pria berkacamata terdengar melemah. Gaya bicaranya tidak seperti yang terlihat saat tampil di hadapan Presiden Jokowi dan para menteri di Masjid Agung Palu, Selasa 16 Mei lalu yang tampil memukau.
Intonasinya datar, artikulasi suaranya agak kurang jelas – bahkan untuk pengunjung yang berjarak 5 meter dari hadapannya. Beruntung, pemandu musyawarah adat, Arifin menjelaskan bahwa tokoh muda PMII itu sudah meminta maaf dengan tulus.

Problem kemudian mengemuka, karena nilai denda yang dibawa tidak sesuai dengan ketentuan adat.   Aminudin Ma’ruf sebagai pihak yang membayar denda hanya membawa kambing tiga ekor dan piring 44 buah.
Masih beberapa item yang kurang, di antaranya sebilah parang dan kain putih 44 meter.
Wali Kota Palu Hidayat yang juga masuk dalam komposisi Dewan Adat Kota Palu, memberi jalan keluar sekaligus memecah kebuntuan. Menurut Hidayat, kedatangan yang bersangkutan di forum ini sebenarnya harus diapresiasi.

“Ini menandakan yang bersangkutan, adik kita, saudara kita ini mempunyai itikad mulia untuk menyelesaikan masalah ini melalui forum adat. karena itu, kambing yang tiga ekor dari seharusnya dua ekor kita konversi untuk menggenapkan persyaratan yang kurang,” ucap Wali Kota memberi solusi.

Usulan ini langsung diamini Arifin dan mengatakan bahwa syarat itu sudah sah. Namun pernyataan Arifin itu, disanggah  Lapo Laeli tokoh adat dari Kabonena.
Gaya menyela juga penuh tata krama. Ada ungkapan-ungkapan yang harus dikemukakan sebelum tiba pada argumentasi untuk menyanggah pernyataan Arifin tersebut.

“Saya kira soal sah dan tidaknya syarat ini, tidak bisa kita tentukan secara sepihak. Kita serahkan pada pemimpin rapat ini untuk menentukan apakah sah atau tidak,” sanggah  Lapo Laeli.

Saat menyudahi sanggahannya, Lapo Laeli kembali mengemukakan ungkapan khas yang tidak ditemui dalam obrolan di warkop atau di pasar. Tak menunggu waktu lama, Ramli Betalembah akhirnya mengamini usulan Wali Kota dan menyatakan syarat itu sah. Permusyawaratan akhirnya diakhiri dengan lantunan doa.

Selama permusyawaratan, suasana egaliter  sangat kental. Tidak ada kursi untuk pemuka adat atau tempat khusus untuk Wali Kota. Mereka tanpa terkecuali duduk bersila, duduk sama rata mengemukakan argumentasi dengan pendekatan sosiologis, filosofis lalu kemudian ditanggapi tokoh adat lainnya.

Dalam suasana permusyaratan adat yang berlangsung di bangunan Bantaya Kelurahan Balaroa, Kamis 18 Mei 2017, pengunjung jangan membayangkan seperti peradilan umum. Misalnya, hakim yang harus mengetok meja menenangkan pengunjung yang riuh. Atau ucapan pengacara maupun jaksa yang keberatan dengan keterangan salah satu pihak.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam