Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Begini Jadinya, Ketika Hukum Adat Merespons Keriuhan Media Sosial dalam Kasus Ketua PMII

“Para tokoh adat menjalankan hukum adat, akan menghindari benturan antara hukum positif dan agama. Ini kita hindari dan tidak boleh saling menafikan. harus sejalan simetris,” ungkap Betalembah. Karena itu, sanksi yang diterapkan harus seiring sejalan dengan dua sumber hukum tersebut.

Misalnya, sistem peradilan adat Kamalisi ada sanksi dikucilkan dari masyarakat umum. Jika sanksi itu termasuk tidak mensalati ketika ia wafat, maka hukum adat itu harus diabaikan. Atau misalnya, saat dikucilkan orang tersebut berpeluang hak-haknya tidak bisa dipenuhi oleh negara, misalnya tidak tercatat dalam administrasi kependudukan atau layanan kesehatan tidak dilayani.

Ketika terjadi semacam maka di antara tiga sumber hukum itu tidak boleh saling mengabaikan.

Masih menurut Betalembah, sebenarnya masih ada satu jenis hukuman yang tidak diakomodir dalam perda adat karena selain tidak sejalan dengan hukum positif, untuk menerapkannya terasa mustahil di zaman digital sekarang ini. Yakni, sanksi ditenggelamkan di laut. filosofi dari jenis hukuman ini adalah untuk menghilangkan jejak kejahatan di muka bumi.

Dari prosesi ini, satu hal bisa ditarik  adalah soal bagaimana hukum adat yang syarat dengan kearifan budaya mampu menyesuaikan dengan irama peradaban modern.

Para pinisepih tokoh adat Kamalisi setidaknya telah membuktikan, mereka tidak canggung, tidak gagap merespons pergeseran peradaban dengan segala konsekwensi yang ditimbulkannya.

Para tosala (tersalah/terlapor) yang tidak bijak menggunakam media sosial dalam interaksi sosialnya akan dengan sangat mudah diseret ke mahkamah adat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bagusnya lagi, hasil keputusannya mirip Mahkamah Konstitusi yang bersifat final dan mengikat. Artinya tidak ada lagi upaya hukum berikutnya.

(kia/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital