Minggu, 9 Agustus 2026

Bidan Ujung Tombak Layanan Persalinan

PALU EKSPRES, PALU – Peran bidan sangat dibutuhkan keberadaannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat khususnya bagi kesehatan ibu dan anak. Terlebih dalam pertolongan persalinan ibu.

Tenaga bidan diharap memiliki jiwa peduli bagi yang membutuhkan pertolongan persalinan. Mengingat angka kematian ibu dan bayi masih terbilang cukup tinggi. Sebagai akibat rendahnya pengetahuan terkait tanda bahaya persalinan.

Angka kematian ibu dalam proses persalinan juga dipengaruhi terbatasnya jumlah tenaga bidan dipelosok untuk menolong persalinan. Karenanya pemerintah sangat berharap lulusan bidan kiranya siap ditempatkan dimana saja khususnya diwilayah Sulteng. Demikian Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Rusdi B Rioeh, dalam wisuda lulusan Akademi Kebidanan Graha Ananda Palu ke IX, Senin (2/10) di hotel Mercure Palu.

Pemprov Sulteng menurutnya akan terus berupaya agar kabupaten dan kota bisa mempekerjakan tenaga kesehatan dalam program PTT daerah. Dengan adanya akselerasi perkembangan teknologi dan peningkatan kompleksitas dari dimensi suatu pekerjaan termasuk di bidang kesehatan, maka diharapkan lulusan diploma III, untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan serta pengalaman dibidang kebidanan, agar menjadi seorang tenaga kesehatan yang terampil didalam menangani kesehatan ibu hamil dan anak.

Rusdi dalam kesempatan itu mengpresiasi Dinkes Sulteng dan Direktur Akbid Graha Ananda Palu. Keduanya ia nilai senantiasa memberikan perhatian khusus dalam upaya penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan di Sulteng.

Upaya kedua lembaga itu jelasnya telah menghasilkan tenaga kesehatan jenjang pendidikan tinggi Diploma III. Tenaga yang sangat dibutuhkan untuk pembangunan kesehatan di daerah. Wisuda kata Rusdi merupakan rangkaian penyelenggaraan pendidikan yang dilaksanakan secara terprogram.

Untuk menciptakan dan mengembangkan sumber daya manusia sebagai tenaga kesehatan yang profesional. Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kali ini Akbid Graha Ananda Palu menelorkan sedikitnya 185 bidan baru. Hadir pada kesempatan itu, mewakili Koordinator Wilayah IX, mewakili Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Sulawesi Tengah, Ketua Yayasan Pendidikan Graha Ananda Palu, Direktur Akbid Graha Ananda Palu.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital