PAPARKAN MATERI – Pembicara Bappenas Woro Srihastuti Sulistiyaningrum, pembicara dari Bappenas pada workhsop yang berlangsung di Palu, Selasa 25 Juni 2019. Foto: Kia/PE
PALU EKSPRES, PALU – Kerentanan remaja perempuan dan pemuda di Sulawesi Tengah pascabencana menjadi sorotan yang diangkat pada workhsop yang berlangsung di Palu, Selasa 25 Juni 2019. Yayasan Plan Indonesia bekerjasama dengan Pemprov Sulteng, menggelar workshop bertema kerentanan remaja dan pemuda pascabencana di Sulteng.
Woro Srihastuti Sulistiyaningrum, pembicara dari Bappenas mengatakan, Youth Development Index (YDI), untuk mengukur pembangunan pemuda di Seluruh Indonesia. Analisa Sustainable Development Goals (SDG) tentang situasi remaja telah dilakukan. Analisa tersebut katanya, memperkuat bukti akan kebutuhan tentang kebijakan mitigasi bencana untuk remaja.
Kepada wartawan, Woro Srihastuti, menyebut indeks pembangunan remaja dan pemuda di Sulteng adalah yang terendah di Sulawesi. Sulteng kata dia hanya satu tingkat lebih baik dari Provinsi Gorontalo. Karena itu dia meminta, ini menjadi perhatian pemda, termasuk mendorong perempuan memasuki angkatan kerja formal. Menurutnya Pemprov Sulteng harus menjadikan isu sebagai perhatian.
Di tempat yang sama, Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes dr Erna Mulati, mengatakan, pentingnya menjaga kesejahteraan remaja di masa krisis melalui koordinasi kelompok kesehatan dan subkelompok kesehatan reproduksi remaja (kespro). ”Proporsi penduduk remaja cukup besar Ketersediaan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas pemerintah,” katanya.
Sedangkan Direktur Yayasan Plan Indonesia, Dwi Rahayu Juliawati, menekankan remaja dan perempuan di masa krisis di Indonesia. Dari penelitiannya, pentingnya program pemuda yang sensitif gender agar kebutuhan spesifik perempuan tetap terpenuhi sejak awal.
Pada kesempatan ini, Sekdaprov Hidayat Lamakarate juga mengungkapkan, apresiasinya atas workshop yang mengungkap tentang problem remaja dan pemuda. Setidaknya hal ini ungkap dia bisa menjadi masukan bagi pemda dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepemudaan di daerah ini. (kia/palu ekspres)






